Seminar Muzakarah Pengkaderan MPTT Asean Ke-I Di Gorontalo “Serambi Madinah” Membuahkan Resolusi

Muzakarah Pengkaderan Tauhid Tasawuf Asia Tenggara ke-I yang berlangsung selama tiga hari mulai 14 – 16 November 2017 di Gorontalo

Gorontalo, acehportal.com - Muzakarah Pengkaderan Tauhid Tasawuf Asia Tenggara ke-I yang berlangsung selama tiga hari mulai 14 – 16 November 2017, di hadiri oleh Ribuan umat Islam dan Ratusan Ulama Tasawuf Asia Tenggara yang dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Huda, Sulawesi Utara Propinsi Gorontalo telah selesai dilaksanakan.

Diantara Ulama-ulama yang hadir saat itu sebagai Nara sumber antara lain adalah Pimpinan Keluarga Besar Wali Songo, Muhammad Dhiauddin Kuswandi, Pimpinan Kerukunan Ulama Nusantara, Syekh Rohimuddin Al-Bantany, dan Pimpinan Pondok Pesantren Raudhoh Al-Hikam Indonesia, KH Zein Djarnuzi (Syekh Thoriqoh Qodiriyah Wanaqsabandiyah/TQN), KH Ahmad (Cirebon), Abi Razali (Malaysia) , DR.Wan Abdul Qodir Wae Mustafa (Pattani) dan sejumlah ulama dari Brunei, Filipina dan lain-lain.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Gorontalo (Idris Rahim), Walikota Gorontalo (Marten Taha) dan sejumlah pejabat pemerintahan Gorontalo lainnya juga para pejabat/tokoh dari beberapa daerah di Nusantra.

Abuya Syekh H Amran Waly Al-Khalidy menyampaikan bahwa tasawuf merupakan salah satu jalan untuk menuju Allah. Karena itu, Abuya berharap kepada para pakar tauhid tasawuf sebagai ulama pewaris para nabi, agar kehadirannya membawa rahmat untuk sekalian alam.

“Tujuan belajar tasawuf agar kita senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT, senantiasa merasakan kehadiran Allah di manapun kita berada,” jelas Abuya Syekh H Amran Waly Al-Khalidi dalam tausyiahnya.

Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim mengatakan “Gorontalo itu dikenal dengan daerah ‘Serambi Madinah’, yang memiliki filosofi adat bersendikan sara dan sara bersendikan kitabullah,” ucapnya.

Idris Rahim menambahkan bahwa “Tauhid Tasawuf adalah ilmu warisan Rasulullah yang sangat diperlukan oleh masyarakat saat ini dan merupakan ilmu yang sangat penting dalam membina akhlak umat dan membawa kedamaian bagi semua umat”.

Walikota Gorontalo Marten Taha mengaku sangat senang dengan kedatangan para ulama Tasawuf dari berbagai negara, terutama ulama kharismatik asal Aceh Abuya Syekh Amran Waly Al-Khalidi yang menjadi pimpinan MPTT se Asia Tenggara. Gorontalo dan Aceh merupakan dua kota istimewa, Aceh memiliki julukan Kota Serambi Makkah, dan Gorontalo memiliki Julukan Kota Serambi Madinah, ucapnya.

Sementara Itu Abi Razali dari malaysia selaku sekjen HaRUM Malaysia (Pertubuhan Ikatan Kekeluargaan Rumpun Nusantara)
yang beliau juga merupakan Panitia penyelenggara Muzakarah Pengkaderan Tauhid Tasawuf Asia Tenggara Ke-I di Gorontalo telah menghasilkan sebuah Resolusi yang ditandatangani perwakilan ulama tasawuf se Asia tenggara”.

Yaitu Menyadari dan meyakini bahwa Tauhid Tasawuf Adalah termasuk bahagian lhsan yang sangat penting sebagai penyempurna bagi Iman dan Islam sebagai rukun agama dan sebagai fondasi kepada segala ilmu yang lain, tanpanya maka segala ilmu yang lain tidak bermanfaat di sisi Allah SWT juga ilmu ini sebagai kunci kesatuan dan kedamaian umat sedunia.

Maka, hasil muzakarah pengkaderan ini juga mendeklarasikan untuk mengajak pada seluruh elemen masyarakat baik ulama pemerintah dan masyarakat biasa agar mendalami ilmu Tauhid Tasawuf serta mengamalkannya untuk menghilangkan ananiah/keakuan diri dan menyangkut hati kepada Allah supaya hati hadzur di hadapan Allah untuk mendapatkan Tauhid yang hakiki di bawah bimbingan Mursyid yang benar/Kamil dan juga mengajak semua pihak agar dapat bersama membudayakan zikir rateb seribee sehingga menjadikan manusia beriman dan bertaqwa penyebab di datangkan rahmat bagi sekalian alam.

Demikian siaran pers dari Wali Nanggroe MPTT Banda Aceh/Aceh Besar Tgk.H.Halimi Mahmud yang ikut hadir mensukses acara tersebut.

Komentar

Loading...