Abdurrahman Ahmad DPRA: Tunjangan Guru Bhakti dan Honor Harus Ditingkatkan

Ketua Fraksi Gerindra Drs. H. Abdurrahman Ahmad

Banda Aceh, acehportal.com – Fraksi Gerindra prihatian terhadap mutu pendidikan di Aceh yang masih jauh dibawah rata-rata nasional yaitu peringkat 32 nasional dari 34 Provinsi di Indonesia.

Fraksi Gerindra berharap besar pada Pemerintah Aceh dibawah kepemimpinan Gubernur Irwandi Yusuf agar mutu pendidikan dapat ditingkatkan secara bertahap dengan meningkatkan kualitas sumber daya tenaga pengajar dan ketersediaan infrastruktur serta fasilitas penunjang proses belajar mengajar yang cukup di setiap sekolah.

Sehingga harapan kita, dengan meningkatnya mutu pendidikan di Aceh nantinya akan melahirkan sumber daya manusia Aceh yang handal dan mampu bersaing secara global untuk membawa masa depan Aceh yang gemilang.

Berkaitan dengan hal ini, Ketua Fraksi Gerindra Drs. H. Abdurrahman Ahmad mengatakan, Fraksi Gerindra di DPRA mengapresiasi Gubernur Aceh dimana dalam APBA-P Tahun 2017 ini telah mengusulkan Anggaran honorium tenaga pendidik non PNS tingkat SMU/sederajat sebesar Rp. 15.000/jam dengan total anggaran sebesar Rp. 31.000.000.000 (tiga puluh satu milyar rupiah).

“Fraksi kami, Fraksi Gerindr sependapat terhadap pemberian honoruim tenaga pendidik non PNS tersebut. Di samping itu kita juga harus memperhatikan tenaga – tenaga pendidik non PNS dijenjang pendidikan dasar dan menengah, terutama dipinggiran kota, dimana proses belajar mengajar sangat tergantung pada tenaga pendidik non PNS.” Terang Abdurrahman.

Berdasarkan hasil kunjungan kerja dan rapat kerja Fraksi Gerindra dengan para kepala sekolah SD dan SMP sederajat mereka menyampaikan bahwa apabila guru Non PNS ini berhalang, maka proses belajar mengajar kami tidak berjalan, dengan kata lain proses belajar mengajar di SD dan SMP sederajat dipinggiran Kota diseluruh Aceh sangat tergantung pada guru Non PNS atau guru bhakti.

Dan yang sangat memprihatinkan adalah mereka tidak pernah dibayar Rp. 1 (satu) pun, karena pihak sekolah memang tidak mampu membayar mereka.

Sesungguhnya jenjang pendidikan SD dan SMP adalah merupakan pondasi utama dalam membentuk anak didik menjadi anak yang berakhlak, cerdas, berkarakter, dan lain- lain. Apabila pondasi ini tidak baik tentu sulit untuk mendapatkan anak – anak yang kita harapkan pada jenjang pendidikan SMU/sederajat.

Oleh karena itu Fraksi Kami Fraksi Gerindra berpendapat bahwa honorium tenaga guru non PNS perlu juga diberikan untuk tenaga pengajar non PNS pada jenjang pendidikan dasar dan menegah sederajat (SD,SMP sederajat).

Penulis:gun
Rubrik:DPRA

Komentar

Loading...