Modus Minta Sumbangan, Perampok Bawa Kabur Emas dan Uang Korban

Warga Bekasi mengeluhkan uang dan hartanya yang hilang, apa karena ada tuyul? (Liputan6.com/iStockphoto)

Banda Aceh - Perampokan disertai penyekapan bermodus meminta sumbangan terjadi di Gampong Meunasah Manyang, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Rabu (11/10/2017) pagi tadi. Peristiwa itu terjadi pada warga yang berprofesi sebagai pedagang bernama Yusfandi‎ (34).

Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak melalui Kabid Humas, Kombes Pol Goenawan saat dikonfirmasi mengatakan, ‎peristiwa terjadi sekira pukul 09.30 WIB pagi tadi, terhadap istri Yusfandi yang bernama Halimatusa'diah (24), IRT, saat tengah membersihkan rumah seperti yang biasa dilakukan.

"‎Saat korban sedang membersihkan rumah tepatnya di dalam kamar, tiba-tiba pelaku sudah masuk ke dalam rumah korban dan sudah berada di depan pintu kamar korban," ujar Kombes Pol Goenawan.

Ia menjelaskan, selanjutnya korban yang terkejut dengan kehadiran pelaku di depan pintu kamarnya langsung menanyakan keperluan pelaku datang ke rumahnya. ‎Pelaku mengaku bahwa dirinya hendak meminta sumbangan untuk dayah yang namanya tidak diketahui jelas oleh korban.

"‎Pelaku memberikan surat sumbangan yang dibawanya dan menyuruh korban untuk membacanya. Setelah dibaca surat itu, korban langsung tidak sadarkan‎ diri. Selanjutnya pelaku membawa korban ke dapur dan mengikatnya di meja dapur menggunakan lakban warna hitam," ungkapnya.

Kemudian, katanya, pelaku melanjutkan aksinya dengan membongkar seluruh isi rumah dan kamar korban, dengan mengambil harta benda milik korban. Adapun harta benda yang diambil pelaku berupa emas dalam bentuk gelang, cincin dan kalung seberat 7,5 mayam seharga Rp 8,5 juta, serta uang tunai sejumlah Rp 2,5 juta.

"‎Berdasarkan keterangan saksi dan korban, pelaku berciri-ciri memakai kemeja lengan pendek berwarna hitam, memakai‎ kopiah warna hitam, dengan tinggi kira-kira 17 sentimeter, rambut lurus dan kulit berwarna hitam," jelas Kabid Humas.

Personel Polsek Lhokseukon yang mendapat laporan kejadian tersebut langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) perampokan dan melakukan pemeriksaan terhadap para saksi serta korban, serta mengambil dokumentasi dan melaporkan hal tersebut ke tim identifikasi Polres Aceh Utara.

"‎Saat ini anggota masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, serta melakukan pengejaran terhadap pelaku. Pengejaran melibatkan Sat Reskrim Polres Aceh Utara dan Dit Reskrimum Polda Aceh,"pungkasnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...