Fraksi NasDem Minta SKPA Menuntaskan Pembangunan Sejumlah Proyek Irigasi yang Masih Ngangkrak

NasDem

Banda Aceh, acehportal.com – Fraksi NasDem di DPRA menyarankan kepada Dinas Pengairan Aceh untuk fokus menyelesaikan secara tuntas pembangunan sejumlah proyek proyek jaringan irigasi, sejumlah waduk dan bendungan di kabupaten/kota agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Alih-alih merencanakan pembangunan baru jika tanpa perencanaan terintegrasi dan analisis yang komprehensif. Hal ini dimaksudkan agar dana yang telah dikeluarkan ratusan milayar itu tidak hilang percuma.

Kelanjutan Pembangunan Infrastruktur yang belum fungsional ditahun depan. (Peningkatan Infrastruktur yang terintegrasi). Dalam penelusuran Fraksi NasDem terdapat beberapa jaringan irigasi yang sudah dibangun dan menghabiskan anggaran milyar rupiah tetapi tidak bisa dimanfaatkan keberadaannya oleh masyarakat.

Diantaranya, pembangunan proyek bendungan irigasi Seuke Pulot, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Bireuen. Bendungan Irigasi ini mulai dibangun tahun 2009, tetapi hingga saat ini belum fungsional, alias belum dapat dimanfaatkan masyarakat.

Mengenai hal ini kami sebenarnya sudah kami sampaikan pada beberapa kesempatan terdahulu, tetapi sampai sekarang kami belum mendapatkan penjelasan memadai tentang bagaimanakah respon pemerintah terhadap kasus ini dan kasus-kasus sejenis lainnya.

Kegiatan peningkatan jaringan irigasi di Gampong Tampui, Trienggadeng, Pidie Jaya juga bermasalah. Proyek dengan nilai kontrak Rp 8 M lebih itu belum tuntas sepanjang 300 M. Tentang hal ini, sepertinya adalah masalah klasik, tetapi apapun tantangannya kami berharap ada pendekatan manejemen atau terobosan untuk mengurangi hal-hal tersebut.

Banyak pembangunan bendungan irigasi yang sudah tujuh kali penganggaran belum fungsional. Malah yang lebih aneh lagi bendungan sudah selesai jaringan irigasinya tidak ada. Contoh bendungan irigasi Anuek Gajah Rheut, Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen.

Kenyataan yang memiriskan seperti ini hendaknya tidak lagi terjadi pada masa masa mendatang, khususnya di pemerintahan Irwandi – Nova Iriansyah ini.

Rubrik:DPRA

Komentar

Loading...