DPRA Minta Pemerintah Serius Kelola Lokasi Wisata di Aceh

Jamaluddin T Muku

Banda Aceh,Acehportal.com - Aceh memiliki banyak lokasi wisata yang bisa dikunjungi, karena keindahan alamnya. Namun, sangat disayangkan jika kurang seriusnya perhatian pemerintah, khususnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh terhadap destinasi wisata di seluruh Provinsi paling ujung barat Indonesia itu.

Pernyataan itu disampaikan Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Jamaluddin T Muku, dengan mencontohkan salah satu lokasi wisata di Banda Aceh, yakni pantai Ulee Lheue, dengan kondisinya sangat tidak nyaman bagi pengunjung.

Padahal menurutnya, lokasi tersebut ramai dikunjungi, serta menjadi tempat persinggahan wisatawan mancanegara yang ingin menyebrang ke Pulau Sabang.

Namun, untuk lebih memberi keindahan pada malam hari, katanya, sepanjang pantai Ulee Lheue harus ditambahkan penerang jalan dan pantai yang memadai.

“Kita menginginkan bagaimana Pantai Ule Lhue itu dibersihkan karena kondisinya sangat jorok, kemudian dibuatlah seperti Pantai Losari di Makasar, ini harus jadi perhatian,” ujar Politisi Partai Demokrat itu.

Jamaluddin mendukung dijadikannya Aceh sebagai destinasi wisata halal dunia, apalagi Aceh dikenal sebagai daerah yang menjalankan syariat Islam. Menurutnya banyak destinasi seperti yang harus dilengkapi fasilitasnya seperti tempat wuduk dan mushalla yang bagus.

Apalagi sebutnya, banyak situs-situs wisata di Aceh yang tidak didapati di daerah lain, seperti situs-situs wisata tsunami.

Pada kesempatan itu Jamaluddin juga mengakui, anggaran untuk dinas kebudayaan dan pariwisata Aceh sangat kurang, hal itu tidak sejalan dengan upaya pemerintah untuk menjadikan Aceh sebagai tujuan kunjungan wisatawan. Ia juga berharap agar promosi wisata Aceh keluar negeri ditingkatkan.

“Kami dari komisi VII DPR Aceh tentu selalu memberikan dukungan agar wisata kita maju dan terus berkembang, apa lagi tren kunjungan ke Aceh semakin membaik,”lanjutnya.

Sementara itu sebelumnya, Pemerintah Provinsi Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata merilis kalender event hingga Desember mendatang, bertajuk 'The Light of Aceh'.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi mengatakan, gelaran event ini untuk mendukung Aceh sebagai salah satu tujuan wisata 'Muslim Friendly Destination', apalagi sebelumnya Aceh telah mendapat predikat 'The World's Best Halal Cultural Destination'.

Komentar

Loading...