Ini Strategi Pangdam IM Hadapi Situasi Krisis Pilkada

Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Tatang Sulaiman

pangdam iskandar muda

Banda Aceh -- Rapat koordinasi kesiapan dukungan Pilkada Aceh serentak Tahun 2017 telah selesai diselenggarakan di gedung serba guna kantor Gubernur Aceh. Dalam rapat tersebut, Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayor Jendral TNI Tatang Sulaiman secara blak-blakan membuka strategi Kodam Iskandar Muda dalam menghadapi situasi krisis yang terjadi saat Pilkada berlangsung. Kamis (9/10/17).

“Pasukan TNI yang BKO ke Polda dan Pasukan TNI yang dibawah kendali saya, akan langsung meredam. Jika masih kurang, saya masih punya 1.500 pasukan cadangan,” ujar Pangdam.

Jendral bintang dua ini menjelaskan, adapun strategi yang dimaksud yaitu dengan skenario awal, bila pasangan calon tidak menerima kekalahan, kemudian mengadukan ke Panwaslih dengan tekanan kekerasan/anarkis, dilain pihak akan terjadi penganiayaan dan bentrok antar pendukung, sehingga menimbulkan chaos.

“Maka langkah pertama yang kita ambil adalah, Satkowil segera update informasi situasi wilayah tersebut, selanjutnya ditindaklanjuti oleh pasukan TNI yang BKO ke Polda, segera bergerak mengamankan sektor tersebut untuk mengunci agar kerusuhan tidak meluas, selanjutnya pasukan yang dibawah kendali Pangdam bergerak melaksanakan batuan penebalan pasukan,” ucap Pangdam.

Setelah tindakan tersebut dilakukan, sambungnya, langkah selanjutnya pasukan Melokalisir, menyekat dan membatasi wilayah yang chaos tersebut, sekaligus mengamankan lokasi. Pasukan lain tetap siaga menjaga kantor Pemda, KIP dan Panwaslih, mengamankan sentra ekonomi serta evakuasi pejabat penting pemda atau paslon yang merasa terancam.

“Sudah kita siapkan dua unit Hellycopter dan 12 unit Panser Anoa untuk rencana escape jika para calon merasa terancam. Langkah selanjutnya yaitu mencari dan menangkap provokator yang menggerakkan massa serta perusuh atau penjarah yang mengeruhkan suasana kegaduhan,” pungkas  Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayor Jendral TNI Tatang Sulaiman. (**)

Komentar

Loading...