Warga Nagan Raya Serahkan Dua Ekor Orangutan ke Polisi

orangutan

orangutanSuka Makmue - Masyarakat Kabupaten Nagan Raya menyerahkan dua ekor orang­utan  ke Polres setempat dan seterus­nya hewan yang dilindungi tersebut diserahkan ke Balai Konservasi Sum­ber Daya Alam (BKSDA) Aceh diha­laman Mapolres, Senin (05/12) siang.

Kapolres Nagan Raya, AKBP Mirwazi kepada wartawan menga­takan, penyerahan hewan  dilindungi itu oleh masyarakat kepada kepolisian se­telah sebelumnya dilakukan pem­bi­naan serta penjelasan kepada masya­rakat bahwa orangutan tidak boleh dipelihara secara pribadi sesuai aturan yang sudah berlaku.

“Kita telah melakukan pembinaan terhadap warga tentang larangan memelihara hewan yang dilindungi seperti orangutan. Berkat penjelasan terkait hal tersebut, kemudian pada hari ini ada warga yang menyerahan dua ekor orangutan kepada kami untuk diteruskan kepada BKSDA,” katanya.

Menurut keterangan yang diterima, orangutan yang sudah berusia 3-4 tahun itu sudah lama dipelihara dikarenakan masyarakat beranggapan hewan tersebut dapat dipelihara  karena semula mereka tidak tahu tentang adanya larangan memelihara satwa dilindungi.

Orangutan yang sudah diterima Polres Nagan Raya, kemudian diserah­kan kepada BKSDA Provinsi Aceh untuk dilepaskan sebagaimana mes­tinya. Untuk sementara ini, baru dua ekor ditemukan di lapangan. Karena hewan ini dilindungi dan tidak boleh dipelihara, maka Polres  Nagan Raya terus mengimbau masyarakat agar menyerahkan satwa yang dilindungi bila mendapatkannya.

“Apabila terbukti  masih ada warga yang menemukan dan memelihara hewan seperti orangutan ini tapi tidak menyerahkan, maka pihak berwajib bisa melakukan penindakan berda­sarkan Undang Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang konservasi sum­ber daya alam hayati satwa liar, dengan ancaman penjara lima tahun ke atas,” ujar Kapolres.

Dikatakan, orangutan yang dise­rahkan oleh masyarakat itu ditemukan di sekitar kebun kelapa sawit Nagan Raya dan sempat dipelihara selama beberapa waktu sebelum diserahkan kepada pihak berwenang.

Sementara petugas BKSDA Aceh, Ady Bolor mengatakan, hewan yang dilindungi itu akan dibawa ke balai konservasi dan nanti akan diteruskan ke Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang untuk dikarantina dan dilatih.

“Setelah dilatih dan terbiasa hidup di alam liar di sana, orangutan itu selanjutnya akan kembali diserahkan ke Aceh guna dilepas-liarkan di hutan Jantho, Kabupaten Aceh Besar,” tandasnya. (analisadaily)