Komisi VII DPRA: Besok, 83 Calon Jamaah Umrah Asal Aceh Berangkat Dari Bandara SIM ke Jeddah

Jamaluddin-muku

Jamaluddin-muku
Jamaluddin-muku

Banda Aceh - Sebanyak 83 calon jamaah umrah dari Aceh hari ini 1 Desember berangkat menunaikan ibadah umrah dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.

Para jamaah akan diangkut dengan pesawat berbadan lebar Airbus A330-300, yang dijadwalkan berangkat pada pukul 14:10 wib dan diperkirakan tiba pukul 18.40 wib waktu Arab Saudi. Sedangkan jadwal kepulangan berangkat dari Arab Saudi pukul 20.50 waktu setempat tiba di Bandara SIM Blang Bintang pukul 8.35 wib pagi.

Wakil Ketua Komisi VII DPRA, Jamaluddin T Muku dalam rapat kordinasi dengan pihak Direksi PT Garuda Indonesia Aceh dan Bank Aceh Syariah serta Kemenag se-Aceh juga pengusaha travel, Selasa (30/11) mengatakan, pertemuan ini menindaklanjuti rencana keberangkatan langsung calon jamaah umrah dari Aceh ke Jeddah Arab Saudi.

"Sehingga pihak penyelenggara ibadah umrah dan pihak Garuda bisa saling mendapat masukan, agar penyelenggaraan ibadah umrah dari Aceh bisa berjalan dengan lancar tanpa ada kendala apapun nantinya," ujar T Muku dalam pertemuan yang berlangsung di gedung DPRA.

Jamal Muku politisi dari Fraksi Partai Demokrat ini meminta masyarakat yang ingin umroh tidak perlu lagi jauh-Jauh berangkat melalui Medan, Jakarta, Malaysia, karena telah dibuka jalur penerbangan langsung dari Aceh-Jeddah Arab Saudi untuk memudahkan masyarakat Aceh melaksanakan ibadah umrah.

Selain melobi pihak direksi Garuda, Komisi VII DPRA juga telah berkoordinasi dengan Direksi Bank Aceh Syariah untuk pemberian fasilitas kemudahan kepada masyarakat Aceh yang berkeinginan berangkat umrah, alhasil Dirut Bank Aceh Syariah telah menyetujui kemudahan bagi PNS dan non PNS.

"Artinya bila masyarakat yang berkeinginan melaksanakan Umrah namun uang belum cukup bisa langsung berangkat dengan bantuan Bank Aceh Syariah, bayarnya bisa cicil setelah pulang Umrah," ujar Jamaluddin T Muku.

Komentar

Loading...