Kurang Mulusnya MU, Mourinho Mulai Kehabisan Alasan

Foto: Skysports

Foto: Skysports
Foto: Skysports

London - Manajer Manchester United Jose Mourinho dinilai mulai kehabisan alasan menyusul awal kurang mulus timnya. Begitu menurut Jamie Redknapp, pundit Sky Sports.

Untuk kali kedua musim ini Mourinho dikirim wasit ke tribun penonton saat MU ditahan imbang 1-1 oleh West Ham United di Old Trafford pada partai Premier League di akhir pekan. Ancaman sanksi dua pertandingan kini membayanginya.

Hasil itu sendiri membuat MU kini terpaku di peringkat enam, tertinggal delapan angka dari zona empat besar dan 11 poin dari pemuncak klasemen Chelsea setelah cuma meraih satu kemenangan dalam tujuh partai terakhir di Premier League.

Usai laga tersebut Mourinho, yang menghabiskan sekitar 150 juta poundsterling pada musim panas, termasuk transfer pemecah rekor transfer dunia pada Paul Pogba, menolak bicara kepada media. Redknapp menilai tekanan mulai merayapi Mourinho.

"16 bulan terakhir ini sudah jadi sangat aneh. Sikap dari hari pertama pada musim lalu lawan Swansea dengan dokter (Chelsea) menyiratkan seseorang yang merasa tidak nyaman dengan dirinya sendiri," kata Redknapp kepada Premier League Daily dan dikutip Sky Sports.

"Saya melihat bagaimana hasil-hasil yang muncul, betapa ini awal musim yang buruk, David Moyes dan Louis van Gaal memiliki hasil lebih baik dan Anda bisa lihat ia mulai merasakan tekanan. Ia sudah membelanjakan banyak uang di musim panas, tak ada alasan, dan ia mulai kehabisan alasan. Yang bikin saya risau, dan sepertinya juga untuk semua orang di MU, bahkan orang-orang yang tidak sepakat dengan penunjukan Jose Mourinho, adalah bahwa ini merupakan sikap yang biasanya ia perlihatkan usai 2-3 tahun.

"Ini baru beberapa bulan memasuki musim dan ia sudah mulai menyalah-nyalahkan hasil, dalam konteks 'semua orang berseberangan dengan dirinya' atau 'mereka tidak beruntung'," sebutnya.

Pada awal bulan ini Mourinho tampak mengkritik pemainnya sendiri, bek tengah Chris Smalling dan bek kiri Luke Shaw, setelah mereka absen dalam kemenangan 3-1 atas Swansea City, mengindikasikan mereka kurang keberanian.

Menurut Redknapp, yang semasa bermain kondang bersama Liverpool (1991–2002), tindakan Mourinho melontarkan kritik secara terbuka kepada pemainnya sendiri mungkin sudah jadi bumerang.

"Saat ini sudah beda dengan 6-7 tahun lalu saat para pemain akan bergumam, 'Oke, tak apa-apa, kami akan membuktikan diri'. Pemain sekarang bilang, di kelompok kecilnya sendiri, 'Kenapa manajer menyalahkan kita, ia mestinya melihat diri sendiri'," ucap Redknapp.

"Ketika Anda manajer MU, Anda seperti seorang 'negarawan' dan tak bisa bersikap seperti itu. Saya tahu perilaku Sir Alex Ferguson tak semuanya bisa jadi panutan tapi saya tak bisa mengingat ia melakukannya dengan sering.

"Ia (Mourinho) terlihat seperti seseorang yang sedang benar-benar berada di bawah tekanan, marah dengan diri sendiri, tidak terlihat gembira. Ini mestinya jadi pekerjaan impian buatnya, tapi pada saat ini saya benar-benar tidak nyaman melihatnya," tuturnya. (detikcom)