RSJ Banda Aceh Bebaskan 10 Warga Nagan Raya dari Pemasungan

Foto: Analisadaily

Foto: Analisadaily

Suka Makmue - Manajemen Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banda Aceh, Rabu (23/11) berhasil membebaskan sepuluh warga di sejumlah kecamatan di Kabupaten Nagan Raya dari pemasungan aki­bat mengalami gangguan jiwa.

Prosesi penjemputan pasien gangguan jiwa yang dipasung keluarganya di rumah masing-masing tersebut, di­pimpin Direktur Rumah Sakit Jiwa Banda Aceh, dr Amren Rahim, M.Kes didampingi Asisten II Setdakab HM Junid SE mewakili Bupati Nagan Raya, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Teuku Jamalul Alamuddin S.Sos, MM serta se­jumlah petugas medis lainnya.

Direktur RSJ Banda Aceh, dr Amren Rahim,M.Kes kepada wartawan mengatakan, penjemputan 10 warga pe­n­derita gangguan jiwa yang terpaksa dipasung itu, bertujuan untuk membebaskan Aceh dari pasung.”Dengan adanya kegiatan ini, ke depan tak ada lagi warga Aceh yang dipasung,” katanya.

Disebutkan, semua pasien yang mengalami gangguan jiwa dari Kabupaten Nagan Raya ini nanti akan menjalani perawatan di RSJ Banda Aceh. Sampai saat ini, pihak RSJ Banda Aceh sudah menjemput lebih 100 penderita gangguan jiwa yang terpaksa dipasung agar tidak mengganggu ketenangan orang lain, dari sejumlah daerah di Aceh.

Belum lama ini, sebut Amren, belasan warga Aceh Uta­ra dan 7 warga Aceh Timur yang dipasung juga telah dijemput dan dibawa ke Banda Aceh untuk diobati. Rata-rata pasien yang selama ini mengalami gangguan jiwa di Aceh berumur antara 18-25 tahun. Diduga mereka mengalami gangguan jiwa disebabkan oleh pengaruh narkoba dan sejumlah faktor lainnya.

Pantauan Analisa, prosesi penjemputan warga yang dipasung itu berjalan lancar tanpa ada perlawanan dari pasien. Isak tangis anggota keluarga dan para tetangga pasien, mewarnai prosesi penjemputan pasien guna dibawa ke RSJ Banda Aceh menggunakan dua unit ambulans. (analisadaily)