Banjir Meluas, Hampir Merendam Seluruh Desa di kota Singkil

Foto Ilustrasi Kompas.com

Foto Ilustrasi Kompas.com

Singkil - Banjir yang melanda Aceh Singkil sema­kin meluas, meren­dam hampir seluruh desa di Kota Singkil, ibukota kabu­paten, Selasa (22/11). Sementara banjir yang menggenangi tujuh desa di Kecamatan Simpang Kanan, sehari sebelumnya mulai surut.

Salah satu desa yang paling parah teren­dam banjir yaitu Desa Ujung Bawang. Menurut warga, air mulai naik sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

Hingga Selasa (22/11) sore, ruas jalan provinsi yang melewati desa ini terendam setinggi 50 cm, sehingga me­nyulitkan pengendara sepeda motor dan mobil penumpang me­lintas di jalan yang sudah ditinggikan itu.

Sementara permukiman penduduk yang berada lebih rendah dari badan jalan, ketinggian air mencapai pinggang orang de­wasa.

Camat Singkil, Riky Yodiska, kepada war­tawan menyebut­kan dari 16 desa di wi­layah Kecamatan Singkil ini, 10 desa teren­dam banjir.

Dua di antaranya yaitu Desa Teluk Rumbia dan Rantau Ge­dang sudah terendam banjir sejak sepekan yang lalu, namun hari ini genangan banjir semakin tinggi, katanya.

Dijelaskan, sejak pagi banjir meluas merendam delapan desa. Yakni, Desa Pemuka, Ujung Bawang, Pea Bumbung, Suka Mak­mur, Kuta Simboling,kawasan Trandas Desa Teluk Ambun, Takal Pasir dan Siti Ambia.

Akibat tingginya genangan banjir, ujar camat, dua sekolah tidak melakukan aktivitas belajar mengajar hari ini, yaitu SD Pea Bumbung dan SD Ujung Bawang. Banjir terlihat sudah menggenangi halaman sekolah dan ruangan kelas. (analisadaily)