Polisi Blender 1,9 Kilo Sabu di Aceh Utara

Foto:Acehportal.com

Foto:Acehportal.com

Lhoksukon - Polisi Resor Aceh Utara memusnahkan 1. 900 gram narkotika jenis sabu dengan cara diblender, Selasa (22/11), pagi. Pemusnahan dipimpin Kapolres setempat, AKBP Wawan Setiawan, dihadiri Plt. Bupati Aceh Utara Muhammad Jamil dan disaksikan sejumlah unsur muspida.

Sabu itu hasil penyitaan dari dua kurir yang ditangkap dalam sebuah penyergapan di Desa Meunasah Reudeup atau tepatnya di depan Polres Aceh Utara pada, Rabu 19 Oktober 2016.

Dua tersangka yang diduga sebagai kurir berinisial Ai dan Am ikut dihadirkan pada acara pemusnahan yang berlangsung di halaman Polres Aceh Utara tersebut.

Kapolres Aceh Utara AKBP Wawan Setiawan melalui Kasat Narkoba Iptu Sueharto, kepada acehportal.com, menyebutkan, barang bukit yang dimusnahkan itu berupa narkotika jenis sabu sebanyak dua bungkus dengan berat total 1,9 kilogram.

“Dua tersangka juga turut dihadirkan pada acara pemusnahan barang haram tersebut,” kata Iptu Sueharto.

Setelah disisihkan untuk dijadikan sampel guna pemeriksaan di laburatorium forensik Polri cabang Medan, maka sisa yang dimusnahkan pada hari ini, kata Iptu Sueharto, seberat 1.856, 42 gram/ bruto.

Kalau dirupiahkan, sabu ini diprediksi mencapai Rp 1 miliar lebih dan dengan dimusnahkan barang haram ini, maka sekitar 1, 900 jiwa generasi penerus dapat terselematkan.

Dari hasil penyidikan petugas, dua pria itu diduga sebagai kurir yang beroperasi antar kabupaten-kota.

Iptu Sueharto menjelaskan, sabu itu disita dari sebuah penangkapan dalam penyergapan di depan Polres Aceh Utara, dari sebuah mobil Honda City BK 1213 IB, dikemudikan tersangka Ai (51), warga Kecamatan Darul Ihksan, Aceh Timur.

Tak berselang setelah penangkapan pertama, polisi kemudian menangkap Am (35) warga Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara. Ke dua pria itu mengaku hanya mendapat upah dari hasil pengantaran.

Barang haram itu diambil dan dibawa dengan mobil Honda City tersebut dari Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara hendak diantarkan ke seseorang warga di wilayah Kabupaten Aceh Timur.(ZI)

Komentar

Loading...