Monyet Memicu Insiden, 16 Orang Tewas di Libya

foto ilustrasi bentork@ aceh.tribunnews.com

foto ilustrasi bentork@ aceh.tribunnews.com
foto ilustrasi bentork@ aceh.tribunnews.com

Sabha – Seekor monyet telah memicu insiden yang menyebabkan pertikaian antara dua kelompok di Libya. Tidak kira-kira, insiden tersebut berakhir dengan sedikitnya 16 orang tewas.

Dilaporkan, pertikaian ini melibatkan kelompok Awlad Suleiman dan Gaddadfa. Sebagaimana dikutip dari Daily Mail, Senin (21/11/2016) insiden ini diawali dengan seekor monyet yang dimiliki oleh anggota kelompok Gaddadfa menyerang sekelompok siswi yang tengah berjalan.

Monyet itu menarik hijab milik salah satu siswi yang memicu kemarahan kelompok Awlad Suleiman. Saksi mata mengatakan, kelompok Awlad Suleiman langsung menyerang dan membunuh tiga orang kelompok Gaddadfa. Sang monyet yang memicu insiden tersebut juga ikut dibunuh.

Namun, hal tersebut meluas menjadi lebih besar ketika kedua kelompok mulai melibatkan senjata berat. “Terdapat peningkatan di hari kedua dan ketiga dengan penggunaan tank, mortir dan senjata berat lainnya,” ujar salah satu warga setempat yang menolak disebut namanya.

Semenjak Muammar Gaddafi digulingkan, banyak penyelundup senjata gelap memanfaatkan kondisi itu untuk mengumpulkan senjata yang tersisa dari konflik Libya. Kelompok Gaddadfa dan Awlad Suleiman merupakan faksi bersenjata paling kuat di Sabha sehingga tidak aneh jika pertikaian kecil dapat meluas hingga kontak senjata.

Warga setempat mengatakan, pimpinan kedua kolompok sempat berusaha menenangkan para anggotanya dan mengadakan gencatan senjata. Namun, sayangnya hal itu gagal. Pasalnya hingga Minggu 20 November 2016, Pusat Medis Sabha sudah menerima 16 jenazah dan 50 korban luka akibat pertikaian dua kelompok tersebut. (okezone)