Liat Perkembangan Syariat Islam ke Banda Aceh, Warga Kelantan Puji Illiza

Foto: Acehportal.com

Banda Aceh - Warga Kelantan Malaysia memuji kepemimpinan Wali Kota Banda Aceh non-aktif Illiza Saa'duddin Djamal dalam menegakkan syariat Islam di Kota Banda Aceh.

Hal itu diungkapkan Jamaluddin Ishak selaku ketua rombongan Kelantan Malaysia saat bertemu dengan Calon Walikota Banda Aceh periode 2017-2020 di Banda Aceh, Minggu (20/11)

"Kehadiran kita disini untuk mendapatkan pengalaman bagaimana ibu illiza memimpin kota Banda Aceh dengan penerapan syariat islam," Ungkap Jamaluddin.

Ia menyatakan, pihaknya selalu mendengarkan kabar bahwa kepemimpinan ibu Illiza dalam memimpin Kota Banda Aceh sudah tidak diragukan lagi. Bahkan ibu ikut menjadi pembicara di PBB mewakili Asia Pasifik dengan berbicara tentang islam diforum besar itu.

Sementara itu, Illiza Sa'aduddin Djamal yang dipercayakan menjadi pembicara pada pertemuan di gedung Arafah Asrama Haji menjelaskan bahwa Banda Aceh dan kelantan adalah sebuah kota yang sama - sama berjuang menegakkan syariat islam.

Illiza bercerita tentang bagaimana menegakkan syariat islam di Banda Aceh.  "Tujuan hidup tidak lain adalah menegakkan agama. Binalah hidup agar kita mampu mempersiapkan diri memghadapi kematian, sudah seharusnya kita harus mampu memimpin diri kita sendiri," ujar Illiza.

Ketika Illiza mendapatkan kepercayaan untuk menjadi wakil walikota kala itu, saat itu Illiza mengatakan akan berjuang bersama perempuan Banda Aceh untuk menegakkan syariat islam.

"Alhamdulillah perempuan Banda Aceh termasuk yang paling aktif, kemudian kami mulai menghidupkan dakwah dimana saya sehari berkunjung dua sampai tiga masjid. Awal awalnya yang hadir lima orang sampai sepuluh orang, saya yakin yang datang lima orang ini akan menyampaikan berita dakwah ini ke yang lainnya. Alhamdulillah hingga saat ini pengajian perempuan sudah sangat aktif," ungkap Illiza

Illiza juga menceritakan bagaimana dirinya menghadapi tantangan. Menurutnya, halangan dan rintangan terus ia hadapi saat menegakkan syariat islam. "Cacian dan makian saya hadapi tapi saya pikir jika saya bantu Allah maka Allah akan membantu kita," paparnya

Ia berpesan agar menjadikan hidup untuk mencari ladang amal dan pahala. Menurut Illiza politik itu adalah siasah, yaitu bagaimana cara kita berjuang dan meraih untuk mengatur strategi mendapatkan ridha Allah.

"Ketika saya terjun kelapangan ditengah malam, staf saya berkata, ibu kita tidak punya anggaran untuk kelapangan, lantas saya menjawab saya sudah dibayar sebagai walikota maka ini menjadi tugas saya, rizki sudah Allah yang atur,"kata Illiza.(raja)

Komentar

Loading...