Kodam IM dan Forkopimda Sholat Istighosah untuk Aceh Damai dan Sejahtera

istighosah

istighosah
istighosah

Banda Aceh - Kodam Iskandar Muda bersama Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Shalat Istighosah di Lapangan Indoor Jasdam Iskandar Banda Aceh, Kamis (17/11).

Shalat Istighosah dipimpin Imam Mesjid Raya Baiturahman Tgk. H Jamhuri Ramli, setelah shalat dilanjutkan zikir dan do'a bersama yang diikuti 2.500 jamaah terdiri dari Prajurit TNI, Polri, Pemerintah daerah dan masyarakat dalam rangka mewujudkan rasa aman, kenyamanan serta kedamaian diwilayah Aceh.

Hujan lebat yang mengguyur tidak mengurangi kekhusukan para jamaah, sejumlah peserta tetap antusias walaupun pakaiannya basah karena hujan.

Dalam doanya Tgk. H Jamhuri Ramli, S.Hi memohon kepada Allah SWT agar bangsa Indonesia diberikan keselamatan dan perlindungan, dijauhkan dari Fitnah dan perpecahan serta menjaga ke Bhenikaan dan keutuhan NKRI.

“Sehingga Bangsa Indonesia menjadi kuat dan menjadi Bangsa pemenang,” harap Tgk. H Jamhuri Ramli, S.Hi saat memimpin doa dihadapan TNI, Polri dan seluruh elemen masyarakat Kota Banda Aceh.

Setelah shalat istighosah, Pangdam mengatakan, kegiatan istighosah bersama TNI, Polri dan seluruh elemen masyarakat Kota Banda Aceh bertujuan agar negara Indonesia diberikan perlindungan, keamanan, dijauhkan dari fitnah dan perpecahan serta kekuatan dalam mejaga kebhinekaan dalam bingkai NKRI.

“Kita berdo’a kepada Allah SWT mudah-mudahan negeri kita negeri Indonesia diberikan perlindungan, diberikan keamanan, dijauhkan dari fitnah, dijauhkan dari perpecahan, kita minta diberikan kekuatan untuk menjaga keutuhan NKRI ini, menjaga kebhinekaan ini penting, karena bagian dari pada kebangsaan,” harap Pangdam.

Selain itu, Pangdam juga menyatakan bahwa kegaiatan ini bertujuan untuk memohon kepada Allah SWT untuk Aceh yang aman, tenteram dan damai karena Aceh punya hajat besar yakni hajatan Pilkada serempak tahun 2017 nanti, sebanyak 20 kabupaten/kota dan juga pemilihan gubernur dan wakil gubernur agar diberikan kedamaian, kenyamanan, keamanan, ketertiban Aceh, jauh dari provokasi, terhindar dari kekerasan, terhindar dari ancaman.

“Kita berdo’a untuk Aceh yang aman, tenteram dan damai, karena kita punya hajat besar yakni Pilkada serentak tahun 2017 nanti, agar diberikan kedamaian, kenyamanan, keamanan, ketertiban di Aceh, jauh dari provokasi, terhindar dari kekerasan, terhindar dari ancaman," ujar Tatang.

Sementara, Syarifuddin warga Gampong Neuseu mengatakan istighosah salah satu sarana umat islam untuk memohon ampunan kepada sang pencipta langit dan bumi, Allah Swt. "Diharapkan istighosah ini dapat menjadi pengingat bagi pemerintah agar terus memenuhi harapan rakyat untuk lebih sejahtera," katanya.

"Melakukan istighosah ini, harapannya adalah semoga tantangan kedepan menjadi dimudahkan. Apalagi dalam waktu dekat akan dilaksanakan Pilkada. Saya berharap Pilkada serentak tahun 2017 nanti, khusunya di Aceh, agar diberikan kedamaian, kenyamanan, keamanan," harap Syarifuddin. [ro]