PMI Aceh Besar Gelar Diklatsar KSR

Ist.

Ist.
Ist.

Jantho - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Besar menggelar Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) bagi anggota baru Korps Suka Relawan (KSR) dengan pola 120 jam, di Markas PMI Aceh Besar, Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya.

Diklatsar yang digelar 13 sampai 20 November 2016 itu, diikuti sebanyak 30 orang relawan baru yang direkrut PMI, dibuka Ketua PMI Aceh Besar Hamdani Basyah SH, diwakili dr Bunaiya Putra, Wakil Ketua Bidang Pelayanan Sosial dan Kesehatan, pada Senin (14/11/2016).

Ketua PMI Aceh Besar Hamdani Basyah SH, dalam sambutan mengatakan, kegiatan Diklatsar sangat diperlukan dalam rangka membentuk relawan-relawan baru dan melatihnya, untuk menjadi relawan yang handal dan berkompeten.

Dia menyebutkan, tahun ini PMI Aceh Besar memang membutuhkan relawan baru dan KSR akan dilatih selama 120 jam atau 15 pertemuan melalui diklat dan pelatihan spesialisasi.

"Mereka akan diberikan pemahaman tentang kepalangmerahan dan bulan sabit merah Internasional serta Diksar pertolongan pertama," katanya.

Relawan KSR yang dilatih, diharapkan akan mempunyai keterampilan dan kompetesi yang cukup sehingga dapat dihandalkan oleh PMI dalam melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan dan kesiapsiagaan bencana.

“Anggota KSR, akan disiapkan dan dimobilisasi sebagai relawan terdepan  dan tangguh, dalam menghadapi dan menangani bencana, terutama di wilayah  Aceh Besar yang rawan berbagai bencana,” pungkas Hamdani Basyah SH yang juga Asisten III Pemkab Aceh Besar.‎

Ketua Panpel Amrizal SPd, dalam laporannya mengatakan, Diklatsar Pola 120 jam merupakan pendidikan wajib harus diikuti bagi siapapun yang ingin menjadi KSR PMI. Tujuannya adalah, untuk menambah kapasitas relawan dan pembekalan terhadap calon relawan itu sendiri.

Untuk materi dasar yang akan diberikan tambahnya, meliputi sejarah PMI dan HPI, organisasi, kepemimpinan, pertolongan pertama, perawatan keluarga, kesehatan remaja, manajeman penanggulangan bencana, pengantar comunity base, dapur umum, penampungan sementara, logistik dan distribusi, TMS/ restoring family link, water serta sanitasi.

“Para peserta setelah menggikuti berbagai teori nanti akan dilakukan simulasi langsung yang rencananya mengambil lokasi di kawasan Krueng Jrue, Indrapuri,” ujarnya.

Pada Diklatsar KSR ini selain pemateri dari kalangan pengurus PMI Aceh Besar, juga diperkuat instruktur dari PMI Aceh, yakni Surya Candra Nst, M Ali dan Rudianto. Saat pembukan Diklatsar juga turut dihadiri Sekretaris PMI Aceh Besar H Khairuddin SE, Kepala Markas Ir Zahrul Fuadi MSi, pengurus, PMR dan relawan PMI lainnya. (adi)