Ketua Banleg DPRA: Perusak Atribut Partai Harus Ditindak

Iskandar Usman Al-Farlaky

 Iskandar Usman Al-Farlaky
Iskandar Usman Al-Farlaky

Banda Aceh -- Anggota Komisi 1 DPR Aceh yang membidangi politik, hukum, pemerintahan, dan keamanan, Iskandar Usman Al-Farlaky SHI, meminta perusak atribut partai dan alat peraga lainnya untuk ditindak tegas karena jika dibiarkan akan menganggu ikrar pilkada damai di bumi Aceh.

"Poin ini harus menjadi atensi lembaga pengawas pilkada dalam hal ini Panwaslih dan juga lembaga Gakkumdu yang didalamnya ada unsur kepolisian. Aturan main pemilu sudah jelas diatur dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 atau PKPU Khusus Aceh. Jadi, tidak ada alasan lagi kalau pelaku perusakan tidak ditindak tegas. Semua ketentuan hukum harus dijalankan," kata Iskandar, Senin 7 November 2016.

Pernyataan tersebut disampaikan Iskandar menanggapi sejumlah aksi perusakan dan pembakaran bendera partai di Kembang Tanjung, Pidie dan di Aceh Jaya.

"Semua partai pendukung dan pasangan calon harus menjalankan amanah regulasi pilkada dan ikrar yang sudah diteken bersama. Perlu dipahami tidak ada gunanya juga menggiring pilkada ini ke ranah konflik karena akan tidak menguntungkan bagi rakyat Aceh itu sendiri. Kita jangan mau diadu domba oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab," katanya.

Iskandar yang juga Ketua Banleg DPR Aceh mengimbau seluruh masyarakat Aceh agar cerdas politik dengan tetap menjunjung persatuan dan kesatuan. "KIP dan Pawaslih saya kira harus melakukan sosialisasi aturan kampanye, pemasangan alat peraga, dan aturan lain bagi pasangan calon. Jika semua sudah tersosialisasi maka harus ditindak tegas pelaku pelanggaran itu, jangan ada pembiaran," tandasnya. (**)

Komentar

Loading...