Sekda Aceh Besar Mendadak Mengundurkan Diri

Ist.
Ist.

Kota Jantho - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Besar, Drs Jailani Ahmad, MM secara mendadak mengajukan permohonan mengundurkan diri dari jabatannya.

Pengajuan pengunduran diri disampaikan Jailani kepada Bupati Aceh Besar, Mukhlis Basyah melalui surat bertanggal 31 Oktober 2016. Tembusan surat itu juga di­sampaikan kepada Gubernur Aceh dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Besar.

Dalam surat tersebut, Jailani menyebutkan salah satu alasan pengunduran karena ingin lebih berkonsentrasi terha­dap keluarganya yang sudah sekian lama kurang men­dapatkan perhatian dan hal-hal lainnya karena kesibukan dirinya sebagai Sekda selama ini.

“Dengan ini saya, Jailani Ahmad dengan pangkat IV/d mengajukan permohonan mengundurkan diri sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Besar”, demikian isi surat pengunduran tersebut yang diperoleh Analisa, Selasa (1/11).

Dalam suratnya, Jailani juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesempatan yang telah diberikan kepada dirinya dalam jabatan Sekretaris Daerah Aceh Besar selama lebih kurang tiga tahun, sejak 19 April 2013.

“Tak lupa juga saya mohon maaf kepada seluruh jajaran di Pemerintahan Kabupaten Aceh Besar baik pejabat eselon II, III, IV, dan staf maupun pihak lainnya yang telah membantu saya selama menduduki jabatan sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Besar yang tentunya banyak hal yang mungkin tidak berkenan atau tidak sepatutnya baik berupa tindakan atau ucapan.

Jailani juga berharap, untuk ke depan Kabupaten Aceh Besar akan terus maju dan sukses serta menjadi lebih baik. “Demikian surat permohonan mengundurkan diri ini saya buat tanpa paksaan dari siapa pun juga,” tulis Jailani dalam surat yang turut dibubuhi tanda tangan di atas materai 6000 itu.

Pengangkatan Jailani Ahmad sebagai Sekdakab Aceh Besar sebelumnya berdasarkan Keputusan Gubernur Aceh No.PEG.821.21/004/2013 tanggal 20 Februari 2013 yang ditandatangani Gubernur Zaini Abdullah.

Sebelum dipercayakan sebagai Sekdakab, Jailani Ahmad pernah menjadi Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (BPMG) Kabupaten Aceh Besar dan Kantor Syariat Islam Aceh Besar.

Pasca mundurnya Jailani Ahmad, Bupati Aceh Besar disebutkan telah menunjuk nota dinas Sekda yang diberikan kepada Drs Iskandar M.Si yang menjabat sebagai Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah (DPKKD) Aceh Besar berdasarkan nota dinas Nomor 30/ND/2016.

Informasi mundurnya Jailani Ahmad dari Sekda Aceh Besar menjadi perhatian menarik masyarakat di kabupaten setempat dan juga Banda Aceh. Menurut informasi yang berkembang, Jailani dikabarkan mulai tak sejalan dengan bupati selaku atasannya. Informasi lain juga menyebutkan, Bupati Aceh Besar, Mukhlis Basyah dikabarkan mencopot Jailani Ahmad dari Sekda Aceh Besar.

Sebuah sumber menyebutkan, pencopotan itu lebih disebabkan ‘nyanyian’ sang Sekda kepada para penyidik di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh baru-baru ini. Akibatnya, banyak kepala dinas dan pejabat teras Pemkab mulai dipanggil dan dimintai keterangannya, terkait kasus-kasus dugaan korupsi di Aceh Besar.

Di antara yang turut dipanggil dan dimintai keterangan Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kepala Dinas Pengairan serta tiga Asisten Setdakab setempat. (analisadaily)

Komentar

Loading...