Pasang Purnama Rendamkan Puluhan Rumah Warga di Aceh Barat

@Analisadaily

@Analisadaily
@Analisadaily

Meulaboh, (Acehportal) - Puluhan rumah warga pinggiran pantai Gampong (desa) Pasir, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Senin (30/5) mulai pukul 08.00 Wib direndam air laut setinggi 10 sampai 15 centi meter (Cm) akibat gelombang pasang purnama.

Informasi dihimpun Analisa menyebutkan, amukan gelombang pasang purnama itu menyebabkan kerusakan rumah milik Asna­wi. Sebanyak 15 kepala keluarga (KK) lain­nya terpaksa mengosongkan rumahnya akibat limpahan air yang terus mengalir ke kawasan perumahan masyarakat.

Warga bersama petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Ba­rat, hingga sore kemarin terus melakukan upa­ya penanggulangan secara darurat dengan me­nempatkan cincin sumur yang disediakan oleh BPBD setempat, pada area kerusakan.

Keuchik (kepala desa) Gampong Pasir, Romi Saputra Jaya menyebutkan, gelombang pasang purnama itu diperkirakan akan terus mengancam pemukiman warga, se­hingga membuat masyarakat memilih mengamankan isi barang rumah masing-masing.

Disebutkan, selama bulan Mei 2016 limpahan air laut ini merupakan yang keempat kalinya melanda rumah warga bibir pantai dan kemarin terparah dialami masyarakat seempat. “Biasanya terjadi pada malam hari, tapi kali ini pagi hari,” katanya.

Menyikapi masalah penanganan tanggul permanen, diakui Romi, dalam tiga tahun ia sudah tiga kali menyampaikan keluhan warga pesisir pantai saat mengikuti kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Aceh Barat. Namun belum ada tindak lanjut dari Pemkab Aceh Barat.

Kepala BPBD Aceh Barat, Saiful AB meng­ungkapkan, penanganan secara darurat sudah beberapa kali dilakukan warga dan petugas terhadap kerusakan tanggul di Desa Pasir dengan menggunakan karung pasir, namun tidak mampu menahan hantaman pasang purnama.

“Kita hari ini terpaksa menempatkan cincin sumur berisikan pasir di area kerusakan tanggul. Mudah-mudahan keberadaan cincin sumur ini dapat mengurangi limpahan air laut ke pemukiman warga,” ucapnya.

BMKG menyebutkan, untuk tiga hari ke depan diperkirakan ketinggian gelombang mencapai 1 hingga 3,5 meter. Untuk meng­antisipasi terjangan air pasang, BPBD te­rus melakukan monitoring dan menempatkan personel di lokasi. (analisadaily)

Komentar

Loading...