Boat Nelayan Aceh Utara Dihantam Ombak

ilustrasi

20160526Diterjang-Badai-260516-Apls-2Lhokseumawe (Acehportal) - Tiga unit boat nelayan tradisional asal Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu, mengalami rusak ringan akibat dihantam ombak, akibat cuaca buruk dalam tiga hari terakhir ini.

Panglima Laot (Lembaga hukum  Adat Laut) Kecamatan Seunuddon Amir Yusuf kepada wartawan mengatakan, musibah tersebut terjadi saat mereka mencari ikan, namun karena dihantam ombak besar, boat mereka mengalami kebocoran dibagian bawah dan mesinnya mati.

"Tak ada korban jiwa dalam musibah ini, para nelayan itu berhasil menyelamatkan diri ke darat dengan cara menghanyutkan boat mereka," ujar dia.

Dikatakan, ada tiga unit boat rusak dihantam ombak, rata-rata boat mereka bocor, ada juga yang mengenai mesin boat, sehinga membuat mesin itu mati. Pasca kejadian, mereka langsung pulang perlahan-lahan.

Sebutnya, ke tiga boat naas itu antara lain milik Bustami, warga Teupin Kuyun, Ibrahim Daud warga Ulee Rubek Timu dan Akhyar warga asal Ulee Rubek Barat, Kabupaten Aceh Utara.

Amir Yusuf menambahkan, para nelayan di daerahnya, memang mengerti saat ini sedang dilanda angin musim barat yang dapat menimbulkan ombak tinggi.

Akan tetapi karena faktor kebutuhan hidup, para nelayan terpaksa nekat melaut.

"Kebetulan tadi pagi, cuaca di laut sedikit lebih baik, sehingga sekitar 50 persen nelayan di Kecamatan Seunuddon memilih melaut, pada hari ini. Sebab sudah sekitar satu pekan lalu, nelayan tidak bisa melaut," katanya.

Secara terpisah, Panglima Laot Kecamatan Lapang Abdullah menambahkan, cuaca di laut sedang dilanda musim angin barat, sehingga nelayan yang tidak melaut memilih pekerjaan serabutan lainnya di daratan.

"Cuaca buruk seperti sekarang ini dapat menghambat nelayan yang mencari ikan dengan boat ukuran kecil. Sementara untuk boat besar, tetap melaut seperti biasa," ujar dia.(Antara)

Komentar

Loading...