95 Ton Bawang Selundupan Diamankan

bawang sel;undupan @Analisa

bawang sel;undupan @Analisa
bawang sel;undupan @Analisa

Langsa, (Acehportal) - Tim gabungan yang terdiri atas Pol Air Mabes Polri, Pol Air Polda Aceh, Pol Air Polres Langsa dan TNI AL menggagalkan upaya penyelundupan 95 ton bawang merah ilegal ke Kota Langsa, Rabu (25/5) sekitar pukul 23.30 WIB.

Informasi dihimpun Analisa menyebutkan, Kapal Patroli (KP) Ha­yabusa 3008 dan KP Gelatik 5016 milik Polda Aceh, Kamis (26/5) dini hari mengamankan dua unit kapal yang mengangkut sekitar 95 ton bawang merah ilegal asal Thailand dan Malaysia. Kedua kapal di­amankan saat berusaha menyel­un­dupkan barang bawaan melalui perairan Kuala Langsa.

Kedua kapal motor naas tersebut masing-masing KM Sempurna 06 GT: 76 No. 127/QQ9 yang memba­wa muatan 75 ton bawang merah. Ka­pal ini ditangkap sekira pukul 23.00 WIB di muaran Air Masin, Aceh Tamiang-Langkat.

Masih di perairan Air Masin, polisi yang berpatroli menggunakan KP Gelatik 5016 Dalpus Polda Aceh sekitar pukul 23.30 kembali me­nangkap KM Sumber Rezeki GT. 24 No. 147/QQD dengan muat­an bawang merah 20 ton.

Selain menangkap dua unit ka­pal, aparat gabungan juga meng­aman­kan sejumlah anak buah kapal (ABK) dan dua orang nahkoda dari dua kapal tesebut.

Kapolres Langsa AKBP Iskandar ZA SIK didampingi Wakapolres Kom­pol Hadi Saeful Rahman SIK ke­pada wartawan, Kamis (265) me­ngatakan, penangkapan dua kapal tersebut berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan akan ada kapal yang bersandar mela­kukan aktivitas bongkar muat bawang merah dari luar negeri.

Menyikapi laporan itu, tim gabu­ngan tersebut langsung melakukan patroli dan berhasil menangkap ke­dua kapal motor yang dicurigai membawa bawang merah ilegal.

“Satu nahkoda KM Sempurna, AK, warga Bendahara, bersama lima ABK sudah diamankan. Begitu juga dengan nahkoda dan tiga ABK dari KM Sumber Rezeki,” tandas Kapolres.

Kelima ABK itu masing-masing, Slm (45), Shn (30), SB (53), dan EE (45). Keempatnya adalah warga Bendahara, Aceh Tamiang. Satu ABK lagi, Mkt (45) warga Sei Ku­ruk, Kecamatan Seruway.

Kemudian dari KM Sumber Rez­ki turut diamankan nahkoda kapal yakni, AR, warga Sungaiyu, Ben­dahara bersama tiga ABK, yaitu Syf (56), dan Mmd (56), keduanya war­ga Seruway; serta Mkh (45) warga Pangkalan Brandan, Langkat.

Sampai saat ini, pemilik kapal dan bawang merah ilegal tersebut masih dalam pengembangan pihak berwajib.

“Saat dilakukan pemeriksaan, ternyata kapal tersebut berlayar tanpa dilengkapi dengan surat izin berlayar membawa muatan bawang merah dari Pulau Penang, Malaysia ke Sungai Air Masin,” terang Kapolres.

Terkait maraknya aktivitas pe­nye­lun­dupan sejumlah barang ile­gal, pihaknya berjanji mengintensif­kan patroli di perairan Langsa guna mencegah masuknya barang-barang yang tidak dilengkapi izin resmi kepabeanan.(Analisa)

Komentar

Loading...