Polisi: Musadeq Punya Posisi Tinggi di Gafatar, Merasa Pengganti Nabi

Foto: Ilustrasi: Edi Wahyono

Foto: Ilustrasi: Edi Wahyono
Foto: Ilustrasi: Edi Wahyono

Jakarta, (Acehportal) - Polisi menahan Ahmad Musadeq serta dua petinggi Gafatar, Andri Cahaya dan Abdul Muis Tumanurung. Mereka dijerat pidana pasal penistaan agama dan melakukan makar.

"Musadeq punya posisi tinggi di Gafatar, intinya dia merasa pengganti nabi," kata Dir Tipidum Bareskrim Polri Brigjen Agus Andrianto, Kamis (26/5/2016).

Penahanan dilakukan Rabu (25/5), setelah Musadeq dan petinggi Gafatar itu dipanggil. Pemeriksaan ini berdasarkan laporan seorang warga M Tohir yang menilai Gafatar melakukan penistaan agama.

"Kami melakukan penyelidikan dan menemukan bukti," jelas dia.

Gafatar merekrut ribuan orang di beberapa provinsi. "Kami memeriksa saksi-saksi di tujuh Provinsi di Kalbar, Jateng, dan lainnya. Termasuk saksi ahli dan buku-buku teologi," terang dia.

Musadeq yang dahulu pernah dipidana atas kasus penistaan agama kini juga dijerat pasal yang sama. Dia dianggap sebagai 'ulama' di Gafatar.

"Mereka menyampaikan ajaran gabungan dari Alquran Injil dan Taurat," tegas dia. (detik)

Komentar

Loading...