Pemerintah Aceh Dukung Kelestarian Kesenian Daerah

Gubermur @acehportal.com

Gubermur @acehportal.com
Gubermur @acehportal.com

Banda Aceh (Acehportal) - Pemerintah Aceh menyatakan mendukung kemajuan kesenian daerah karena hal itu merupakan jati diri dan simbol masyarakat di provinsi ujung barat Indonesia tersebut.

"Maju mundurnya kesenian daerah juga merupakan tanggung jawab Pemerintah Aceh. Karena itu, Pemerintah Aceh mendukung sepenuh kemajuan dan kelestarian kesenian daerah," kata Gubernur Aceh Zaini Abdullah di Banda Aceh, Selasa (24/5) malam.

Gubernur Aceh menyatakan hal tersebut ketika melantik kepengurusan Dewan Kesenian Aceh (DKA) Periode 2014-2019. Pelantikan tersebut turut dihadiri Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud serta sejumlah tokoh adat dan budaya Aceh.

Adapun kepengurusan DKA diketuai Nur Maida serta didampingi Lilawati sebagai sekretaris dan Warlisda sebagai bendara. Kepengurusan juga diisi sejumlah wakil ketua serta beberapa koordinator bidang.Gubernur Aceh mengatakan, pembangunan kesenian sama pentingnya dengan pembangunan fisik. Pembangunan kesenian merupakan bagian dari pembangunan sosial dan seni budaya tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah Aceh 2012-2017.

Oleh karena itu, Gubernur mengatakan dirinya berharap agar pembangunan di bidang kesenian tidak hanya sebagai sebuah karya yang harus diapresiasi, tetapi bagaimana mampu memberikan dampak bagi kehidupan masyarakat.

"Pembangunan bidang kesenian ini tidak hanya sebatas dikampanyekan agar tetap lestari, tetapi bagaimana memajukannya agar menjadi simbol daerah. Dan yang terpenting pembangunan kesenian ini untuk menjaga jangan sampai diklaim pihak lain," kata Zaini Abdullah.

Sementara itu, Ketua Dewan Kesenian Aceh Nur Maida mengatakan, banyak tantangan yang dihadapi dalam memajukan dan mengembangkan kesenian Aceh agar tetap lestari di era modernisasi sekarang ini.

"Tantangan ini harus mampu dilewati. Jika tidak, kesenian Aceh yang banyak tentu akan tergerus. Karena itu, membangun dan mengembangkan kesenian Aceh bukan hanya tugas dan tanggung jawab DKA semata," kata dia.

Nur Maida mengharapkan Pemerintah Aceh dan jajarannya serius mendukung pembangunan kesenian Aceh. Tanpa dukungan tersebut, tentu sulit bagi DKA memajukan dan mengembangkan kesenian Aceh.

Apalagi, ungkap Nur Maida, Aceh memiliki hak keistimewaan terhadap kesenian dan kebudayaan. Hak ini harus dikelola dengan baik agar kesenian bisa berkembang dan lestari.

"Selain dukungan, kami juga mengajak semua pihak untuk tetap fokus membangun kesenian Aceh. Tanpa dukungan tersebut, DKA tidak bisa berbuat banyak," kata Nur Maida.(Antara)

Komentar

Loading...