Ini Kronologi Polantas Aipda Nasrul Diserang Pemotor di Jaksel

Ilustrasi Polantas (Foto: Ari Saputra/detikFoto)

Ilustrasi Polantas (Foto: Ari Saputra/detikFoto)
Ilustrasi Polantas (Foto: Ari Saputra/detikFoto)

Jakarta, (Acehportal) - Seorang pengendara motor menyerang anggota Polisi Lalu Lintas (Polantas) Polres Metro Jakarta Selatan Aipda Nasrul di Jalan Darmawangsa X, Jakarta Selatan. Begini kronologinya:

"Iya dia ngamuk, sehabis saya tilang dia enggak terima. Dia enggak bawa SIM sama STNK, sambil nyerang saya dia bilang 'Polisi macam apa ini, gua bunuh lu!," kata Aipda Nasrul saat dihubungi detikcom lewat telepon, Minggu (22/5/2016) malam.

Berikut kronologi penyerangan yang terjadi pada Minggu (22/5) pukul 11.00 WIB seperti dijelaskan Aipda Nasrul:

Pukul 11.00 WIB

Aipda Nasrul bersama rekan-rekannya tengah melaksanakan Operasi Patuh Jaya di Jalan Darmawangsa X, Jakarta Selatan. Ketika itu, dia melihat seorang pemotor melawan arah.

Aipda Nasrul kemudian menyetop pemotor itu dan menanyakan kelengkapan surat-surat berkendara. Pengendara motor yang diketahui bernama Yudha Setyanto, warga Depok, Jawa Barat, itu tidak dapat menunjukkan SIM dan STNK kendaraan miliknya.

Aipda Nasrul kemudian mengeluarkan surat tilang karena pelaku tidak bisa menunjukkan SIM dan STNK. Namun pelaku kemudian mengamuk dan menolak ditilang.

Pemuda itu kemudian berteriak 'Polisi macam apa ini!' lalu menyerang Aipda Nasrul. Sembari menyerang, pemuda itu mengumpat dan mengancam Aipda Nasrul dengan kata-kata 'Gua bunuh lu!'.

Situasi yang mulai tak terkendali membuat Aipda Nasrul memilih mundur dan menghindari serangan yang dilancarkan pelaku sembari menghubungi rekan-rekannya lewat HT. Rekan-rekan Aipda Nasrul akhirnya datang dan meringkus pelaku dan membawanya ke Polres Jakarta Selatan.

Pukul 18.00 WIB

Nasrul yang mengalami luka di tangan kanan dirujuk ke Rumah Sakit Pertamina Pusat (RSPP) Jakarta Selatan untuk divisum melengkapi data laporan penyerangan yang dialaminya.

Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Selatan. Keterangannya digali mengenai motifnya menyerang petugas dan apakah dalam pengaruh minuman keras atau obat-obatan terlarang.(detik)

Komentar

Loading...