Inilah Bentuk Kepedulian Bupati Sarjani Terhadap Warga Miskin di Pidie 

Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah saat berbincang dengan keluarga Mansur @Acehportal.com
Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah saat berbincang dengan keluarga Mansur @Acehportal.com

Sigli, (Acehportal) - Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah merupakan seorang pemimpin yang benar-benar memperhatikan rakyat kecil, dan tidak pernah mengabaikan keluhan rakyatnya.

Bagaimana tidak Bupati Pidie bersama rombongan usai melaksanakan shalat Jum’at (20/05/2016) langsung turun kelapangan untuk melihat kondisi masyarakatnya yang mengalami kesusahan dan perlu bantuan.

Rombongan kendaraan Bupati Pidie itu melaju ke Gampong (desa) Busu, Kecamatan Indra Jaya, Pidie. Sesampai di Desa Busu Bupati bersama rombongan langsung menuju ke salah satu rumah warga miskin yang memerlukan bantuan.

Ketika sampai di tempat tujuan Bupati Sarjani terlihat sangat sedih dan prihatin ketika melihat rumah milik warganya yang bernama Mansur (30) sudah tidak layak dihuni lagi. Bagaimana tidak rumah berkonstruksi kayu itu sudah miring, dan sebahagian atapnya yang berbahan dasar daun rumbia sudah tidak ada lagi karena ditiup angin.

Rumah yang berukuran 4×3 meter yang dihuni Mansur bersama istri dan 3 orang anaknya selama 5 tahun itu sama sekali tidak layak lagi dijadikan sebagai tempat tinggal lagi. “Meskipun sudah tidak layak di huni, saya tetap tinggal disini karena tidak ada biaya untuk memperbaiki atau membagun rumah. Jangan kan untuk membagun rumah untuk kehidupan sehari-hari saja sudah sangat sulit,”ungkap Mansur.

Ia menyatakan, sehari-hari dirinya menerima upah sebagai pemanjat kelapa antar kampung di Kecamatan Indrajaya. “Itu pun kalau ada yang meminta panjat kelapa, kalau tidak yang tidak ada uang,”ujarnya dengan nada sedih.

Untuk itu, Ia sangat berharap Pemerintah Kabupaten Pidie dibawah kepemimpinan Sarjani - M. Iriawan, agar dapat segera merespon pembangunan rumah yang lebih layak huni, sehingga dirinya bersama istri dan anaknya bisa tinggal di tempat yang layak.

Bedasarkan keterangan dari tetangga Mansur, saat hujan turun, Mansur bersama anaknya hanya menutupi badannya dengan menggunakan terpal hitam. “Rumah itu sudah tidak layak di tempati oleh Mansur, istri dan 3 orang anaknya,”jelas tetangga Mansur.

Melihat dan mendengar langsung bagaimana kehidupan warganya, Bupati Sarjani langsung meminta kepada Keuchik Gampong Busu untuk segera mungkin mendata dan menyampaikan data tersebut ke Pemerintah, agar segera ditindaklanjuti untuk pembangunan rumah yang layak huni bagi keluarga Mansur.

Setelah melihat kondisi rumah milik Mansur di Desa Busu, kemudian Bupati bersama rombongan kembali melanjutkan perjalanannya menuju Gampong Rimbee Busu, Kecamatan Mutiara Barat, Pidie.

Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah saat berbincang dengan Sofyan Umar @Acehportal.com

Ketika rombongan Bupati sampai di gampong tersebut, Sarjani bersama rombongannya langsung menuju rumah Sofyan Umar (42) yang merupakan warga Gampong Rimbee Busu. Sofyan yang hidup sebatang kara ini tinggal di sebuah gubuk rumbia tanpa ada sanak keluarga maupun saudara.

Kehidupan Sofyan memang sangat memprihatinkan, selain ia cacat karena patah kaki akibat kecelakaan lalu lintas di kawasan jalan Banda Aceh-Medan, dan dirinya pun terpaksa hidup sendiri tanpa ada yang mengurusnya. Selama ini dirinya hanya menyambung hidup dengan mengharap uluran tangan tetangga, bahkan secara umum kehidupan Sofyan yang tidak memiliki isteri dan anak ini dibantu makan dan minum yang diantar warga kampung tersebut.

Yang patut menjadi contoh dan patut diancung jempol adalah perhatian warga desa tempat, warga secara bergilir merawat sakit Sofyan dengan melakukan piket setiap hari. Ada dua warga yang melaksanakan piket ada siang dan malam. Bahkan, warga desa tidak pernah mengeluh dalam usaha membantu pria yang tidak memiliki sanak keluarga tersebut.

Siapa pun akan tergugah ketika menyaksikan secara kasat mata dari kehidupan pria yang mengalami cacat ini, ia terlihat tegar dan tidak mengeluh. Hanya, sesekali merasa kikuk menerima bantuan orang kampung yang begitu memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi.

Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah saat berbincang dengan Sofyan Umar @Acehportal.com

“Saya tidak pernah menyangka jika Pak Bupati Sarjani mengunjungi dirinya yang sudah terbaring lama di ranjang,”ujar Sofyan kepada Bupati yang sudah mau datang ke rumahnya.

Bupati Sarjani berjanji akan memberikan perhatian serius kepada Sofyan. Bahkan, Sarjani juga menawarkan Sofyan untuk kembali dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Sigli. Namun, saat Bupati meminta kembali Sofyan untuk menjalani pemeriksaan dirinya hanya menggeleng-geleng kepala saja, itu bertanda Sofyan takut berobat kembali di rumah sakit meskipun segala biayanya ditanggung oleh Pemkab Pidie.(***)

Komentar

Loading...