Gubernur Aceh resmikan Masjid Babuttaqwa Batoh

Gubernur Aceh resmikan Masjid Babuttaqwa Batoh

Gubernur Aceh resmikan Masjid Babuttaqwa Batoh
Gubernur Aceh resmikan Masjid Babuttaqwa Batoh

Banda Aceh, (Acehportal) - Gubernur Aceh, dr. Zaini Abdullah meresmikan Masjid Babuttaqwa, Gampong Batoh, Banda Aceh pada Jumat (20/05/2016). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemukulan beduk oleh Gubernur Zaini serta dilanjutkan dengan prosesi peusijuk oleh perwakilan dari tokoh masyarakat setempat.

“Dengan mengharapkan keridhaan Allah SWT, seraya mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya meresmikan penggunaan masjid Babuttaqwa Gampong Batoh ini. Marilah sama-sama kita bermohon kepada Allah SWT, semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan ridha-Nya kepada kita semua. Amin Ya Rabbal’alamin," kata Gubernur Zaini ketika meresmikan masjid yang dibangun dari dana sumbangan masyarakat dan bantuan Pemerintah Aceh.

Menurut pria yang akrab disapa Doto Zaini itu, selama memimpin Aceh dirinya sudah banyak berkunjung ke masjid-masjid di berbagai wilayah dan sangat kagum terhadap semangat masyarakat dan aparat gampong untuk membangun masjid-masjid di Aceh.

“Sehingga tidak heran jika hampir setiap kilometer setidaknya terdapat satu masjid. Bahkan menurut data Kementerian Agama, pada tahun 2015, setidaknya ada 3.928 Masjid yang tersebar di seluruh Aceh,” kata Doto Zaini.

Hal tersebut menurut Doto Zaini menunjukkan bahwa semangat masyarakat Aceh sangat luar biasa dalam membangun masjid. “Namun demikian, saya harus jujur menyampaikan, bahwa semangat kita membangun masjid, terkadang belum berbanding lurus dengan semangat kita untuk memakmurkannya. Hal ini terlihat dari sedikitnya jumlah jamaah yang ikut melaksanakan shalat berjamaah di masjid,” ujarnya.

“Saya juga pernah membaca di media, bahwa jumlah masjid yang melaksanakan shalat jamaah lima waktu juga tidak banyak, berkisar 6 % dari keseluruhan jumlah masjid yang ada di Aceh. Selebihnya hanya melaksanakan shalat jamaah pada waktu maghrib, isya dan pada pelaksanaan shalat Jum’at saja,” jelas Doto Zaini.

Menanggapi hal tersebut, Doto Zaini mengajak seluruh masyarakat untuk terus melakukan introspeksi dan meningkatkan berbagai upaya dalam memakmurkan masjid agar keberadaannya benar-benar efektif untuk ibadah maupun aktivitas sosial keagamaan lainnya.

“Kenapa saya memaparkan kenyataan tentang masjid? karena saya ingin melihat hidupnya masjid sebagaimana masa kejayaan Islam dahulu,” sebut Doto Zaini.

Doto Zaini berharap dengan diresemikan Masjid Babuttaqwa Batoh itu, masyarakat dapat meramaikannya dengan aktivitas ibadah dan pembinaan ummat. “Karena kita semua ingin agar Syariat Islam dijalankan dengan baik, dan semua itu berawal dari masjid,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Doto Zaini turut memaparkan komitmen Pemerintah Aceh menjalankan syariat Islam, salah satunya dengan mengalokasikan anggaran untuk pembangunan masjid.

Menurutnya, sejak tahun 2012-2015 Pemerintah Aceh telah mengalokasikan dana untuk pembangunan masjid, meunasah dan juga dayah di Aceh, dengan rincian bantuan kepada 1238 masjid, 1363 meunasah, dan 247 dayah.

“Namun semua ini tentu membutuhkan dukungan dan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat. Karena itu, mari kita berjuang untuk memakmurkan masjid, agar rahmat dan barakah dari Allah senantiasa dilimpahkan atas bumi Aceh ini,” pungkas Doto Zaini.

Turut hadir dalam peresmian masjid tersebut, Kepala Dinas Cipta Karya Aceh, Ir Zulkifli, Kepala Biro Umum Setda Aceh, T. Aznal, Kepala Biro Humas Setda Aceh, Frans Dellian, Kepala Biro Keistimewaan dan Kesejahteraan Setda Aceh Dr. Munawar A. Djalil serta para perwakilan dari SKPA terkait. (***)

Komentar

Loading...