Cuaca Ekstrem, Nelayan Diminta untuk Tingkatkan Kewaspadaan

ilustrasi cuaca buruk/Foto : JABARMERDEKA.CO
ilustrasi cuaca buruk/Foto : JABARMERDEKA.CO

Tapaktuan, (Acehportal) - Panglima Laot (lembaga adat laut) Kabupaten Aceh Selatan Tgk M Jamil mengeluarkan peringatan sekaligus imbauan kepada para nelayan di daerah itu agar meningkatkan kewaspadaan saat mencari ikan dilaut lepas.

Peringatan itu disampaikan Jamil menyikapi cuaca ekstrem sedang melanda wilayah perairan laut Aceh Selatan sejak sepekan terakhir yang ditandai gelombang pasang dengan ketinggian mencapai tiga meter lebih disertai badai dan angin kencang.

"Kalau di Aceh kondisi seperti sekarang ini disebut sedang musim barat. Musim ini biasanya terjadi mulai bulan Mei hingga berakhir Juli mendatang," kata Jamil kepada wartawan di Tapaktuan, Selasa (17/05/2016).

Jamil menyatakan, untuk menandai datangnya musim barat tersebut sangat mudah yakni selain ketinggian gelombang diperairan laut mencapai tiga meter lebih disertai badai dan angin kencang juga air laut di wilayah pesisir mengalami pasang besar.

Menurutnya, di masa-masa datangnya musim barat tersebut selain menghambat para nelayan mencari ikan di laut juga makin memperparah terjadinya abrasi pantai akibat derasnya hantaman ombak ke wilayah daratan.

Karena sedang menghadapi musim barat tersebut, maka sejak sepekan terakhir mayoritas nelayan di daerah itu tidak melaut untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Para nelayan lebih memilih menambatkan boat atau perahunya di pinggir pantai serta di kolam pelabuhan.

"Jika pun dari mereka ada yang sudah berangkat ke laut lepas, kami sudah mengirimkan pesan kepada mereka agar ekstra hati-hati. Jika memang kondisi cuaca di tempat mereka berada sangat buruk maka kami minta agar segera kembali ke daratan. Ternyata imbauan itu ditindaklanjuti serius yang dibuktikan dari sudah banyak nelayan yang kembali ke daratan," kata Jamil.

Sementara terhambatnya nelayan mencari ikan di laut berdampak langka dan melambungnya harga ikan basah di tingkat konsumen.

"Iya, biasanya ikan masih segar sangat mudah didapat, tapi sejak sepekan terakhir sudah langka, jikapun ada harganya sudah naik mencapai dua kali lipat," ucap Khatijah, seorang ibu rumah tangga di Pasar Lhok Meukek.(Medanbisnis)

Rubrik:News

Komentar

Loading...