Kapal Karam di Aceh Tamiang, Seorang Penumpang Tewas

Foto Ilustrasi kapal karam. Int
Foto Ilustrasi kapal karam. Int

Kualasimpang, (Acehportal) - Seorang penumpang dilaporkan tewas setelah kapal yang ditumpanginya karam di muara perairan Kuala Peunaga, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang, Minggu (15/5) sekitar pukul 17.30 WIB.

Sementara, 21 penumpang lainnya  dalam kapal yang sama berhasil dise­lamatkan oleh tekong pada detik-detik kapal menjelang karam.

Korban tenggelam, Adi Susanto, pen­duduk Desa Matang Ara Aceh, Keca­matan Manyak Payed, Aceh Tamiang.

Informasi yang dihimpun Analisa, Senin (16/5) dini hari, menyebutkan, ke-22 penumpang itu merupakan rom­bongan yang baru pulang berwi­sata di pantai Ujung Tamiang, Kuala Genting. Da­lam perjalanan pulang, tiba-tiba lam­bung kapal yang mereka tumpangi pecah.

“Papan bagian bawah kapal pecah karena terinjak seorang penumpang. Air langsung menggenangi badan kapal hingga karam,” terang Ketua Satgas SAR Aceh Tamiang, Syaiful Syahputra, kepada Analisa di sela-sela proses pencarian korban.

Untungnya, tekong sigap melaku­kan penyelamatan terhadap seluruh penumpang. “Namun, Adi Susanto (27) gagal diselamatkan karena tercebur ke laut dan terbawa arus dan saat ini masih dalam proses penca­rian,” katanya.

Camat Bendahara, Ibnu Hajar SE menjelaskan, peristiwa naas itu me­nimpa rombongan yang sedang pulang berwi­sata dari pantai menggu­nakan kapal.

“Adi Susanto alias Acun diduga tidak mahir berenang sehingga lang­sung tenggelam dan tidak berhasil dito­­long,” ujarnya sembari menam­bahkan, istri korban, Maidah, beserta ke­luarga sedang menunggu kedata­ngan jenazah Adi Susanto di kantor camat Bendahara.

Sementara, Camat Manyak Payed, Wan Irwansyah SSos saat dihubungiAnalisa, Senin (16/5) membenarkan bahwa Adi Susanto adalah warga Manyak Payed. Korban baru dua bulan menikah.

Pencarian korban kapal karam tersebut melibatkan tim SAR gabu­ngan terdiri Satgas SAR Aceh Tamiang, Kota Langsa, Aceh Timur serta Basarnas Langsa, unsur Muspika dibantu masyarakat. Pencarian dangan menyelami dasar muara sempat ditunda karena hari sudah gelap.

Jenazah Adi Susanto ditemukan, Senin (16/5) sekitar pukul 12.30 WIB sekitar 200 meter dari lokasi kejadian. Selanjutnya jasad korban dievakuasi ke rumah duka untuk dikebumikan,” terang Syaiful Syahputra. (analisadaily)

Komentar

Loading...