Aksi Teror ISIS di Baghdad Tewaskan 16 Suporter Real Madrid

Foto: People gather at a cafe after an attack in the predominately Shi'ite Muslim town of Balad, Iraq, May 13 2016. Reuters/Stringer

Foto: People gather at a cafe after an attack in the predominately Shi'ite Muslim town of Balad, Iraq, May 13 2016. Reuters/Stringer
Foto: People gather at a cafe after an attack in the predominately Shi'ite Muslim town of Balad, Iraq, May 13 2016. Reuters/Stringer

Baghdad, (Acehportal) - Militan ISIS melakukan penembakan dan pengeboman di wilayah utara Baghdad, Irak. Akibatnya, 16 orang dilaporkan tewas.

Dilansir Reuters, Sabtu (14/5/2016), sebanyak tiga pria bersenjata dengan brutal memuntahkan peluru dari senapan mesinnya pada Jumat malam di Kafe al-Furat. Kala itu banyak pemuda, termasuk penggemar Real Madrid tengah berkumpul untuk menghabiskan waktu bersama sambil menyaksikan pertandingan klub sepakbola kesayangannya.

Seorang korban bernama Tahseen (22) mengungkapkan, sebelum insiden dirinya melihat ada seorang pria yang mengenakan pakaian sipil tengah mengisap rokok pipanya. Dia berjalan menyeberang jalan menuju Kafe al-Furat dengan membawa amunisi.

Tahseen juga menyebut sempat mendengar ledakan selama beberapa kali di tengah suara tembakan yang berlangsung sekitar 10 menit. Mendengar peristiwa tersebut, para pemain Real Madrid akan mengenakan gelang lengan hitam untuk menghormati para korban pada pertandingan hari ini.

"Akan selalu ada ruang dalam sepakbola dan olahraga untuk menjaga harmoni bersama-sama dan menyuarakan perdamaian tanpa ada aksi terorisme barbar maka bisa bersaing," tulis pernyataan klub bola asal Spanyol di media daring.

Seorang saksi melihat, para penyerang sempat melarikan diri dan sejam kemudian salah satu dari mereka yang mengenakan rompi peledak memilih untuk bom bunuh diri di dekat pasar setelah polisi dan anggota milisi Syiah mengepungnya. Kemudian ada pula yang sempat melihat badan orang yang diduga dari salah satu pelaku hangus tergantung dengan posisi terbalik di luar kafe pada Jumat pagi. Dikatakan, warga sekitar menangkapnya di dekat rumah mereka saat ia melarikan diri dan membakarnya hidup-hidup.

Terkait insiden ini, dalam sebuah pernyataan ISIS disebut mengutus tiga pelaku bom bunuh diri untuk menargetkan aksi tersebut sengaja untuk menyerang milisi Syiah. Meski demikian sumber keamanan mengatakan hanya berhasil mengidentifikasi satu pelaku pengeboman.(detik)

Komentar

Loading...