59 Warga Aceh Besar Terjangkit Penyakit Kaki Gajah

@Int

@Int
@Int

Jantho, (Acehportal) - Sebanyak 59 warga di Kabupaten Aceh Besar saat ini dilaporkan terjangkit penyakit kaki gajah (Filariasis), yang tersebar merata hampir di seluruh kecamatan

Karenanya, Bupati Aceh Besar Mukhlis Basyah mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat sangat mendukung upaya-upaya pencegahan penyakit kaki gajah tersebut.

“Saat ini, penyakit kaki gajah di Aceh Besar menyebar hampir di seluruh kecamatan, dengan jumlah penderita saat ini sebanyak 59 orang. Berjangkitnya penyakit ini, menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama untuk menang­gulanginya,” ujar bupati.

Hal itu disampaikan Bupati Mukhlis dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II Dr Samsul Bahri pada pertemuan advokasi dan sosialisasi pemberian obat pencegahan massal (POPM) penyakit kaki gajah yang digelar Dinas Kesehatan Aceh Besar di Permata Hati Convention Center, Meunasah Manyang PA, Ingin Jaya, Kamis (12/5).

Disebutkan, pemberian obat pencegahan massal filariasis di Aceh Besar sudah mulai dilakukan sejak 2015 dan hasil yang dicapai 73 persen penduduk mau meminum obat filariasis.

Walaupun cakupan pengobatan secara global sudah lebih besar dari 65 persen, namun belum merata karena di beberapa kecamatan pengobatan masih rendah (kurang dari 65 persen), seperti di Kecamatan Kota Jantho, Darul Imarah, Kuta Baro, dan Montasik.

“Hal ini perlu mendapat perhatian kita semua dalam menentukan strategi agar kegiatan POPM tahun 2016 ini berhasil baik,” jelasnya.

Kadis Kesehatan Aceh Besar, Anita SKM M.Kes diwakili sekretarisnya Saiful Fata MT menyebutkan, program sosialisasi ini diikuti 99 peserta terdiri atas unsur kepala dan dokter Pukesmas maupun RSUD, para camat serta instansi terkait lainnnya, dengan menghadirkan pemateri Kadis Kesehatan Aceh, Dr dr M Yani M.Kes dan praktisi kesehatan.

Ditambahkan, sosialisasi sangat penting agar masyarakat memahami pencegahan penyakit kaki gajah. “Sosialisasi bertujuan bagi terbentuknya komitmen dan meningkatkan peran serta lintas sektor untuk mendukung pemberian obat pencegahan massal filariasi, yang akan berlangsung serentak di seluruh kabupaten/kota endemis penyakit kaki gajah di Indonesia pada Oktober 2016,” terang Saiful Fata. (analisadaily.com)

Komentar

Loading...