Cawu Kedua 2016, Indonesia Kembali Keluarkan Izin Impor 250 Ribu Ekor Sapi Australia

ilustrasi sapi @Acehportal.com

ilustrasi sapi @Acehportal.com
ilustrasi sapi @Acehportal.com

Jakarta, (Acehportal) - Ribuan ekor sapi kini mulai meninggalkan Pelabuhan Darwin, Australia Utara, setelah Pemerintah RI menerbitkan izin impor 250 ribu ekor untuk periode catur wulan (cawu) kedua 2016. Dengan kuota di cawu pertama sebanyak 200 ribu ekor, berarti akhir Agustus nanti sudah 450 ribu ekor sapi Australia yang masuk ke Indonesia tahun ini.

Informasi yang diperoleh ABC menyebutkan Kementerian Perdagangan RI menerbitkan izin tersebut sesuai dengan rekomendasi Departemen Pertanian RI untuk mengimpor 250 ribu ekor sapi selama empat bulan ke depan.

Stuart Kemp dari Aspsiasi Eksportir Ternak Northern Territory (NTLEA) menyambut baik keputusan pemerintah Indonesia ini.

Dia menjelaskan, kalangan eksportir Australia segera bertindak cepat, dan sebuah kapal pengangkut ternak Bison Express dalam semalam telah menaikkan sekitar 3 ribu ekor sapi.

"Para eksportir kini bisa memenuhi permintaan sesuai dengan izin tersebut dan kapal pertama telah berangkat pagi ini," jelas Kemp, Kamis (12/5/2016).

"Kapal Bison Express dimuati kemarin malam dan pagi ini telah berlayar ke Indonesia," katanya kepada wartawan ABC Matt Brann.

Dia berharap periode empat bulan ke depan bisa lebih konsisten. "Kebanyakan sapi Australia yang akan dikirim ke Indonesia dilakukan melalui Pelabuhan Darwin," jelas Kemp.

Dia menambahkan bahwa selama musim hujan Januari dan Februari lalu kebanyakan sapi dikirim melalui Queensland.

"Memasuki Maret, Pelabuhan Darwin mulai sibuk namun turun kembali di bulan April. Sebagai perbandingan selama April tahun lalu hanya sekitar 70 ribu ekor yang dikapalkan dari Darwin," jelasnya.

"Makanya, untuk empat bulan ke depan akan terjadi peningkatan secara konsisten pengiriman sapi melalui Pelabuhan Darwin," ujarnya.

Sementara tingkat harga kiloan seekor sapi yang akan diekspor ke Indonesia pernah mencapai 3,9 dollar/kg pada awal tahun. Saat ini harganya di bawah 3 dollar/kg, namun tetap termasuk tingkat harga yang sangat baik.

Dengan demikian, jika ketentuan berat sapi Australia untuk jenis penggemukan (feeder) antara 260 kg - 350 kg, maka harga perekor berkisar antara 780 dollar/ekor - 1.050 dollar/ekor. Dengan kuota 250 ribu ekor maka perputaran omset untuk cawu kedua 2016 ini berkisar antara 195 juta dollar hingga 262 juta dollar.

Menurut catatan Biro Statistik Australia (ABS) sepanjang 2015, Australia mengekspor 1.377.392 eor sapi dengan 54 persen atau lebih separuhnya ditujukan ke Indonesia.

Tiga kapal pengangkut ternak lainnya akan meninggalkan Pelabuhan Darwin pekan depan.(detik)

Komentar

Loading...