Firasat Seorang Ibu, Sebelum Abu Sayyaf Bebaskan Empat WNI

Ilustrasi militan Abu Sayyaf. ©2016 themediaproject.org

Ilustrasi militan Abu Sayyaf. ©2016 themediaproject.org
Ilustrasi militan Abu Sayyaf. ©2016 themediaproject.org

Bekasi, (Acehportal) - Moch Ariyanto Misnan menjadi satu di antara empat awak kapal TB Henry yang dibebaskan oleh kelompok teroris Abu Sayyaf. Mereka dibebaskan kemarin seterlah disandera sejak 15 April 2016.

Ibunda Ariyanto, Melati Ginting (52) girang mendengar kebebasan anaknya. Kepada awal media, ia mengaku memiliki firasat tentang kepulangan anaknya itu.

Saat ditemui di rumahnya di Taman Narogong Indah, Rawalumbu, Kota Bekasi, Melati mengatakan firasat itu berupa ia makan banyak. Itu tak seperti biasanya.

"Enggak tahu kenapa, tadi saya makan satu piring (nasi) habis. Biasanya paling banyak tiga sendok selama anak saya disandera," ujar Melati. Ia menambahkan, sewaktu dulu mendengar kabar Ariyanto disandera, hidupnya memang tak tenang.

"Hidup rasanya serba enggak enak mas. Cuma mikirin anak saya di sana diapakan? Lemas saja setiap hari, enggak ada semangat. Cuma nonton TV berharap ada berita soal anak saya dibebaskan," tuturnya.

Namun demikian, kata Melati, rasa itu berubah ketika ada kabar tentang pembebasan anaknya tersebut. Hidup kembali terasa nikmat dan makan sampai bisa habis sepiring.

"Seperti ada kontak batin dengan anak. Dan perasaan bakal ketemu anak saya lagi. Alhamdulillah itu terbukti, dia bebas dan akan pulang ke rumah ini," ujar ibu lima anak itu. (okezone)

Komentar

Loading...