Demo Mahasiswa di Kantor PLN Aceh Ricuh

foto:Acehportal.com

foto:Acehportal.com
foto:Acehportal.com

Banda Aceh, (Acehportal) - Puluhan mahasiswa dari berbagai kampus di Aceh mendatangi kantor PLN Aceh menuntut agar PT. PLN Wilayah Aceh menjamin pasokan listrik selama bulan Ramadhan tidak ada pemadaman listrik.

Hal itu disampaikan puluhan mahasiswa saat melakukan unjuk rasa di depan pintu pagar kantor PT. PLN Wilayah Aceh, Kamis (12/05/2016). Aksi yang berlangsung sekitar pukul 09.45 Wib itu mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian setempat.

Dalam aksi itu, mahasiswa membawa sejumlah poster yang bertuliskan Selamat Ibadah Puasa Lam Supot, Kalau uang kami bayar tapi listrik tidak kami rasakan, dan Salam PLN,Bek ka Peu Mate Lampu Lam Buleun Puasa.

Setelah beberapa menit melakukan orasi di depan kantor PLN Aceh, Mahasiswa meminta General Menager PT. PLN Wilayah Aceh Boy untuk menemui mereka, tapi setelah 1 jam menunggu GM PLN Aceh tak kunjung datang sehingga mahasiwa menerobos masuk dengan memanjat pagar kantor tersebut. Sehingga terjadi kejar-kejaran antara Mahasiwa dengan petugas keamanan.

Setelah berhasil masuk ke halaman kantor tersebut, mahasiswa mencoba masuk ke kantor PLN untuk menemui pimpinan PLN Aceh, tapi petugas keamanan sudah berjaga di depan pintu, sehingga terjadi dorong-mendorong antara kedua belah pihak.

Melihat terjadi kericuan antara petugas keamanan dengan para demontrasi GM PLN Wilayah Aceh Bob Syaril akhirnya menemui mereka. Bob Syahril saat menemui mahasiswa mengatakan, pihaknya sudah sudah melakukan pemeliharaan pembangkit listrik di Nagan Raya. “Saya berjanji tak ada pemadaman listrik pada bulan puasa nanti,”ujar Bob Syahril kepada puluhan mahasiswa itu.

“Kami menuntut agar PLN Wilayah Aceh untuk menjamin pasokan listrik selama bulan Ramadan. Tak boleh ada lagi pemadaman listrik di Aceh, khususnya di bulan puasa,”ungkap Misran Koordinator Aksi, dalam orasinya.

Ia mengatakan, pihak PLN Aceh harus lebih serius dalam menangani masalah kelistrikan, apalagi mau menyambut bulan suci Ramadhan sehingga tidak mengganggu aktifitas masyarakat selama bulan suci ramadhan akibat pemadaman listrik.(adi)

Komentar

Loading...