Jadi korban Pemerkosaan Pria Bertato, Gadis Kecil di Aceh Singkil Trauma

Ilustrasi pemerkosaan. ©2015 Merdeka.com/www.weeklyvoice.com
Ilustrasi pemerkosaan. ©2015 Merdeka.com/www.weeklyvoice.com

Singkil (Acehportal) – Bunga (bukan nama sebenarnya) mengalami trauma berat setelah menjadi korban pemerkosaan pria bertato bernama Paaja (22). Keduanya masih satu kampung di Kabupaten Aceh Singkil.

Peristiwa yang merenggut kesucian Bunga, terjadi 18 April lalu. Kala itu Bunga sedang berada di sekitar pesantren yang ada di kampungnya. Tiba-tiba diseret Paaja ke belakang pesantren lalu terjadilah perbuatan tidak senonoh yang merenggut masa depan gadis cilik tersebut.

Mendapat perlakuan bejat, Bunga kini tidak berani ke luar rumah. Ia takut peristiwa serupa kembali menimpa dirinya.

“Pelaku melakukan perbuatanya di belakang pesantren yang ada di desa tempatnya tinggal,” kata Kapolres Aceh Singkil, AKBP M Ridwan melalui Kapolsek Singkil Iptu Syamsuar, Rabu (11/5).

Sayangnya, keluarga korban baru melaporkan peristiwa itu ke Polsek Singkil, pada 26 April atau delapan hari setelah kejadian.

Polisi baru berhasil menangkap pelaku 4 Mei, lantaran tersangka keburu pergi ke Aceh Selatan.

Menurut Kapolsek, tersangka kini mendekam dalam tahanan Mapolsek Singkil.

Pihaknya membidik tersangka dengan Undang-undang Perlindungan Anak Nomor 35 pasal 82 ayat 1 dengan ancaman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun.(Serambinews)

Komentar

Loading...