Ini Rekomendasi Rakernas JKPI 2016

DSC_2443

DSC_2443Banda Aceh, (Acehportal) – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia tahun 2016 resmi dibuka Walikota Banda Aceh, Hj Illiza Sa’aduddin Djamal SE, Selasa (20/05/2016) di Museum Rumoh Aceh, Banda Aceh.

Rapat kerja yang diikuti oleh Bupati/Walikota anggota JKPI ini melahirkan sejumlah rekomendasi. Setelah sesi pembukaan oleh Illiza yang merupakan Ketua Presidium JKPI, rapat dilanjutkan dengan sejumlah agenda dan kemudian melahirkan sejumlah rekomendasi.

Berikut poin-poin Rekomendasi Rakernas JKPI 2016:

-   Pentingnya meningkatkan kerjasama antara sesama anggota JKPI untuk mempromosikan kegiatan pelestarian pusaka yang tersebar di seluruh Indonesia.

-   Mendata seluruh aset pusaka yang ada di Indonesia untuk kemudian dapat dijadikan sebuah buku dalam rangka mempromosikan sejarah Indonesia ke mata dunia.

-   Rakernas Tahun 2017 direncanakan akan dilaksanakan di Kota Gianyar, Bali.

-   Kemenko PMK RI menjadi Organisasi Induk JKPI yang akan memfasilitasi program/kegiatan lintas kementrian.

-   Forum Rakernas JKPI Ke-V 2016 menerima anggota baru dalam keanggotaan JKPI, yakni: Kabupaten Halmahera Barat, Kabupaten Siak, Kota Sabang, dan Kabupaten Pasawaran.

-   Memberikan masukan kepada Presiden RI yang pernah menjadi bagian dari JKPI, agar dapat membantu memfasilitasi rapat lintas kementrian dan lembaga terkait dengan permasalahan aset pusaka yang ada di daerah-daerah.

-   Agar adanya Dana Alokasi Khusus Cagar Budaya yang diperuntukkan untuk pemugaran dan pemeliharaan situs-situs cagar Budaya.

-   Perlu adanya Master Plan terkait penataan kawasan cagar budaya/pusaka.

-   Melaporkan progress capaian Satu Dekade JKPI pada Presiden di tahun 2018.

-   Agar bantuan dari Pemerintah Pusat tidak hanya bersifat fisik, namun juga bersifat Sosialisasi dalam rangka mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap pelestarian cagar budaya dan nilai-nilai budaya.

-   Adanya gagasan untuk pemberian Pusaka Award dari pemerintah Indonesia bagi Kabupaten/Kota sebelum memasuki level Warisan Kota Dunia.

-   Perlu kejelasan terkait dengan regulasi dan peraturan yang ada di level nasional terkait dengan upaya-upaya pelestarian/revitalisai cagar budaya.

-   Perlu membangun Website JKPI, yang kemudian dapat dijadikan sebagai media komunikasi antar sesama anggota JKPI.

Walikota Illiza berharap rekomendasi dan rumusan strategis yang lahir di Rakernas 2016 dapat mengembangkan kerjasama diantara kota-kota yang mempunyai pusaka alam dan pusaka budaya, mengembangkan kerjasama para pemangku kepentingan, mendorong peran aktif masyarakat dalam pelestarian pusaka dan pengembangan yang positif dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain itu juga, dapat menginventarisasi kekayaan warisan pusaka dari anggota JKPI dan mengembangkan pemahaman keberagaman alam dan budaya untuk memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia dan sebagai wadah promosi pusaka yang ada bagi anggota JKPI.(raja)

Komentar

Loading...