52 Siswa SMA di Tamiang Tak Lulus UN

tinjau UN @acehportal.com

tinjau UN @acehportal.com
tinjau UN @acehportal.com

Kualasimpang, (Acehportal) - Sedikitnya 52 siswa peserta dinya­takan tidak lulus Ujian Nasional (UN) tingkat sekolah menengah atas (SMA)/sederajat 2016 di Aceh Tamiang.

Peserta UN yang tidak lulus dido­mi­nasi siswa SMA yakni sebanyak 27 orang, disusul SMK 14 orang dan ma­drasah aliyah (MA) sebanyak 11 orang.

Angka kegagalan UN 2016 di Aceh Tamiang ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, yakni hampir men­capai 2 persen dari total peserta UN 2016 sebanyak 3.589 orang siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh Ta­miang, Drs Ikhwanuddin diwakili Ke­pala Bidang (Kabid) Pendidikan Me­nengah (Dikmen), Muhammad Syah kepada Analisa, Selasa (10/5) menga­takan, kelulusan UN sudah diumumkan Sabtu (7/5) di masing-masing sekolah.

Pihaknya hanya memasukkan data kelulusan tersebut dari sekolah. Saat ini, UN bukan lagi menjadi penentu kelulusan. Standar kelulusan kini diten­tukan oleh sekolah masing-masing.

Menurutnya, siswa SMA/sederajat yang tidak lulus UN tersebut hanya ber­asal dari beberapa sekolah. Sedang­kan angka kelulusan secara global setiap se­kolah di Aceh Tamiang hampir men­dekati 100 persen yakni SMA 98,57 per­sen, SMK 97,90 persen dan MA 99,14 persen.

“Sebagian besar siswa yang tidak lulus dikarenakan faktor keluar (drop out/DO) atau sama sekali tidak hadir UN, namun tidak ada laporan sama sekali. Di sisi lain, peserta tidak tuntas mengikuti UN sampai selesai,” papar­nya sembari menunjukkan rekapitulasi hasil kelulusan UN tingkat SMA/sede­rajat di Aceh Tamiang.

Dari 28 SMA di Aceh Tamiang, se­banyak tujuh SMA favorit menggelar ujian nasional berbasis komputer (UN­BK). Sedangkan dari delapan sekolah menengah kejuruan (SMK), empat di antaranya menggunakan sistem UN­BK. Sedangkan dari 13 MA, seluruh­nya menggunakan UN berbasis kertas atau manual.

Tapi ada juga peserta UNBK yang dinyatakan tidak lulus. Namun begitu, Aceh Tamiang berhasil menduduki peringkat 12 tingkat kelulusan UN 2016 dari 23 kabupaten/kota di Aceh.

Saat ditanya perbandingan kelulusan ta­hun ini dengan tahun sebelumnya, Muhammad Syah mengaku, belum ber­hasil dapatkan data tingkat kelulus­an tahun sebelumnya sehingga belum tahu angka kelulusan UN tahun ini lebih rendah atau lebih tinggi.

“Saya sudah hubungi ke provinsi dan kepala bidang yang lama, tapi be­lum tahu datanya sampai saat ini. Tapi seingat saya, pada 2015 Aceh Tamiang menduduki peringkat tujuh atau sem­bil­an se-Aceh,” katanya.

Lebih lanjut pihaknya mengimbau, bagi peserta UN 2016 yang nilainya di bawah 5,5 harus mengikuti UN per­baik­an yang akan digelar pada Oktober 2016.

“Seluruh pesertanya akan meng­gu­nakan sistem UNBK. Diharapkan selu­ruh peserta bisa mengikuti UN perbaik­an nanti,” tutupnya. (analisadaily)

Komentar

Loading...