Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Warga Diminta Giat Belajar Bahasa Inggris

Jpeg

JpegBlangkejeren, (Acehportal) - Dua pintu masuk tempat wisata menuju puncak Gunung Leuser yakni dari Kampung Agusen Kecamatan Blangkejeren dan Kampung Penosan Kecamatan Blangjerango Kabupaten Gayo Lues akan diberlakukan pada tahun 2017 mendatang.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gayo Lues Syafruddin mengatakan, masyarakat Kampung Agusen agar memanfaatkan progam yang dibuat Pemerintah Daerah seperti telah dijadikan sebagai kampung Inggris maka usia nol hingga puluhan tahun diupayakan giat belajar bahasa Inggris,

“Hal itu dilakukan agar masyarakat setempat dengan mudah menjelaskan kepada wisatawan asing mengenai Alam Gayo Lues, dengan begitu dapat menunjang ekonomi masyarakat,”ujar Syafruddin, Selasa (10/05/2016).

Untuk itu, Ia berharap dengan diadakannya program seperti kampung wisata di kampung Agusen itu dapat dimanfaatkan masyarakat setempat untuk menambah penghasilannya, nantinya akan bisa membuat prakiraan kendaraan pengunjung, tempat jualan makanan dan sebagainya. "Selama ini, Kampung Agusen memiliki gelar kampung Ganja, oleh sebab itu Pemerintah Daerah membuat kampung tersebut sebagai objek wisata agar masyarakat setempat dapat mengurangi aktifitasnya sebagai petani ganja,"paparnya.

“Kita pilih kampung tersebut menjadi objek wisata karena ada Gunung Leuser dan banyak burung yang berterbangan untuk memanjakan mata pengunjung," jelasnya.

Menurutnya, setiap orang telah bertekad untuk membuat kehidupan mereka berjalan lebih baik, tapi sayangnya kehendak tersebut hanya terjadi sebatas kehendak mereka tanpa mampu direalisasikan. Hal tersebut umumnya terjadi karena mereka tidak bisa mengubah pola pikir yang dipercayainya selama ini.

Pola pikir merupakan hal pertama dan yang paling penting jika ingin mengubah hidup  jadi lebih baik, bahkan sebanyak apapun tips dan cara yang kita pahami jika tidak bisa mengubah bentuk pemikiran maka semua impian hanya sebatas angan semata, maka dengan ramainya pengunjung wisata ke Kampung Agusen masyarakat akan berubah pola pikirnya dengan mata pencaharian yang lain,"ungkapnya.(TR)

Komentar

Loading...