Wartawan Antara Dikeroyok Massa

ilustrasi jurnalis @acehportal.com

ilustrasi jurnalis @acehportal.com
ilustrasi jurnalis @acehportal.com

Cirebon, (Acehportal) - Seorang jurnalis di Cirebon, Jawa Barat, Khaerul Izan (24) menjadi korban aksi main hakim sendiri hingga menyebabkan sebagian tubuhnya lebam.

Pria yang akrab disapa Izan itu merupakan wartawan Kantor Berita Antara, harus menjalani perawatan medis akibat luka di bagian kepala dan punggung setelah dikeroyok sejumlah orang.

Informasi yang dihimpun, Izan dikeroyok kala berusaha melerai aksi main hakim sendiri sejumlah warga yang menggerebek tetangga di tempat kosnya di kawasan Majasem, Kelurahan Karya Mulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon pada Jumat lalu.

Sedianya, warga bersama ketua RT setempat saat itu bermaksud menggerebek tetangga Izan yang disinyalir tengah berbuat mesum. Ia yang saat itu tengah beristirahat di dalam kamarnya, terbangun setelah mendengar suara gaduh.

Dia pun berusaha mencari tahu suara gaduh dengan keluar kamar dan mendapati sejumlah warga sedang menghakimi tetangga kamar kosnya dengan tuduhan berbuat mesum.

Izan selanjutnya mencoba melerai aksi main hakim sendiri itu. Namun tak disangka, dia malah menjadi sasaran berikutnya dengan anggapan turut campur.

"Saya cuma bilang ke warga, jangan dipukulin Pak, kasihan. Tunggu pemilik kos saja. Malah saya dituduh ikut campur dan langsung dikeroyok," ungkap Izan.

Izan berusaha menghindar dari aksi brutal yang lebih parah warga dengan masuk ke dalam kamarnya. Namun warga malah mengejarnya hingga Izan tak berdaya dipukuli di dalam kamar.

Aksi warga baru berhenti setelah pemilik kos dan petugas Polres Cirebon Kota tiba di lokasi dan melerai. Namun, pengeroyokan itu membuat korban mengalami luka lebam di bagian kepala dan punggung.

Tak terima dengan pengeroyokan tersebut, didampingi sejumlah rekan sesama jurnalis di Cirebon, Izan pun melaporkan insiden itu kepada petugas Polsek Utara Barat. Untuk melengkapi laporannya, Izan pun melakukan visum di Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon. (okezone)

Komentar

Loading...