Tak Bayar Iuran Rp 1 Miliar, Dua Caketum Golkar Dianggap Mundur

Para caketum Golkar. Foto: Lamhot Aritonang

Para caketum Golkar. Foto: Lamhot Aritonang
Para caketum Golkar. Foto: Lamhot Aritonang

Jakarta, (Acehportal) - Dua calon ketum Partai Golkar, Indra Bambang Utoyo dan Syahrul Yasin Limpo tetap enggan membayar iuran sebesar Rp 1 miliar. Mereka masih diberi kesempatan untuk membayar iuran tersebut.

"Terhadap Syahrul dan Indra diberi kesempatan sampai besok Sabtu (7/5) jam 12.00 WIB siang untuk menjawab surat SC berkaitan dengan persyaratan yang belum terpenuhi. Apabila sampai jam 12.00 WIB tidak ada respons yang bersangkutan, maka rapat pleno SC memutuskan yang bersangkutan mengundurkan diri," kata Ketua Pengarah (Steering Committee/SC) Munaslub Nurdin Halid dalam jumpa pers di Kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (6/5/2016).

Nurdin kemudian langsung menyebut alasan pemberian kesempatan adalah karena faktor obyektif sesuai dengan AD/ART partai. Nurdin juga menepis anggapan bahwa duit Rp 1 miliar merupakan biaya pendaftaran.

"Menegaskan kembali, uang pendaftaran, bukan mahar ataupun lainnya tapi menjadi sumbangan. Dari enam calon, ada yang lebih menyumbang lebih yaitu saudara Priyo yang menyumbang 100 ribu USD atau kira-kira setara Rp 1,23 miliar," kata Nurdin.

Dia lalu menyebut kebutuhan panitia untuk menggelar Munaslub adalah Rp 45 miliar. Selain itu tak ada pemberian uang transport.(detik)

Komentar

Loading...