Keuchik Keude Siblah Bantah Jual Tanah Hibah

Keuchik Keude Siblah,Yuslizal @Acehportal.com

Keucik Keude Siblah,Yuslizal @Acehportal.com
Keucik Keude Siblah,Yuslizal @Acehportal.com

Blangpidie, (Acehportal) - Keuchik Gampoeng Keude Siblah, Yuslizal membatah tuduhan bahwa dirinya telah menjual tanah hibah di gampong tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya.

“Saya mengklarifikasi bahwa apa yang telah disampaikan oleh Yara perwakilan Abdya beberapa waktu lalu terkait jual beli lahan sama sekali tidak benar,”ungkap Yuslizal, kepada Acehportal.com di salah satu warung kopi di gampong tersebut, Rabu (4/5/2016).

Ia juga menegaskan, bahwa dirinya tidak menerima sepersen pun dalam jual beli tanah. Saya hanya sebagai fasilitasi saja tapi malah saya yang dituduh menjual tanah itu. “Ini sebuah jebakan Bedmen yang dilakukan,"pungkasnya.

Menurut dia, tindakan Yara Abdya yang melaporkan dirinya ke polisi atas tuduhan sengketa jual beli tanah untuk jalan masuk ke pasar modern sama sekali tidak masuk akal. “Karena saya tidak perna mengambil uang atas jual beli tanah hibah tersebut,”paparnya.

Yuslizal menyatakan, bahwa tanah hibah dengan ukuran 4 meter x 38 m yang berlokasi di Gampong Keude Siblah, Kecamatan Blangpidie, Abdya merupakan milik ahli waris Muazim dan telah  dijual oleh keuchik Ainuddin (69) kepada pemerintah setempat untuk pembangunan jalan pasar modren.

Bahkan, katanya, ahli warisnya memiliki surat  Akta hibah yang dikeluarkan oleh Pejabat Pembuat  Akta Tanah (PPAT) Syamsul Bahri Djalal, BA yang dikeluarkan pada tahun 1999.

“Sementara yang mengaku pemilik tanah Ainuddin (69) warga Dusun II Gampong Keude Siblah yang masih keluarga dekat, hanya memiliki surat keterangan jual sah yang diteken keuchik Keude Siblah Zulkarnaen Raja  tahun 2009 di Gampong Keude Siblah,”jelas Yuslizal.(mus)

Komentar

Loading...