April, Aceh Alami Deflasi 0,76 Persen

cropped-Logo-AP-beta-1.pngBanda Aceh, (Acehportal) - Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat pada bulan April Provinsi Aceh mengalami deflasi sebesar 0,76 persen akibat turunnya harga bahan pokok di pasaran pada bulan tersebut.

"Kebijakan penurunan bahan bakar minyak dan tarif dasar listrik yang dilakukan oleh pemerintah berdampak terhadap penurunan harga bahan makanan yang terjadi pada April," ujar Kepala BPS Aceh, Hermanto, kepada wartawan di Banda Aceh, Senin (2/5/2016).

Ia menjelaskan, kelompok bahan makanan andil bagian sebesar 3,65 persen terhadap deflasi Aceh dan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 2,03 persen serta kelompok perumahan, air, listrtik, gas dan bahan bakar lainnya 0,11 persen.

Pada April Kota Banda Aceh mengalami deflasi sebesar 1,09 persen, Lhokseumawe sebesar 0,39 persen dan Meulaboh deflasi sebesar 0,14 persen sehingga secara agregat Aceh mengalami deflasi 0,76 persen pada bulan itu.

Ada paun beberapa komoditas yang mengalami penurunan pada bulan tersebut diantaranya tongkol, bensin, daging ayam ras, cabai merah, beras, kembung, udang basah, dencis dan tarif listrik.

Sementara yang mengalami kenaikan pada bulant tersebut diantaranya jeruk, rokok kretek, bawang merah, tomat sayur, minyak goreng, apel dan pir.

Dari 23 kota di Sumatera yang dipantau pada April, tercatat seluruh daerah mengalami deflasi. Deflasi tertinggi terjadi di Kota Sibolga sebesar 1,79 persen dan terendah di Kota Bungo sebesar 0,12 persen.(raja)

Rubrik:News

Komentar

Loading...