Tahun Ini, Pemerintah Gagal Tambah Kuota 10.000 Jemaah Haji

Jamaah haji. ©wikipedia

Jamaah haji. ©wikipedia
Jamaah haji. ©wikipedia

Jakarta, (Acehportal) - Pemerintah tidak berhasil menambah kuota haji tahun ini. Padahal sebelumnya kerajaan Arab saudi menjanjikan menambahkan kuota sebanyak 10.000 jemaah pada 2016. Alhasil, tahun ini hanya akan ada 168.800 orang yang berangkat menunaikan rukun ke-5 itu ke tanah suci.

"Terkait kuota adalah 168.800 dengan rincian, kuota haji reguler 155.200 haji onh+ 13.600. Artinya ternyata pemerintah tidak bisa untuk menaikkan kuota haji. Padahal sudah dijanjikan oleh pemerintah Saudi untuk menambah kuota haji sebanyak 10.000, artinya kalau terjadi 178.800, tapi ternyata tidak jadi," ungkap Ketua Komisi VIII DPR Saleh Partaonan Daulay di Gedung DPR RI, Jakarta, Sabtu (30/4).

Dia tidak menjelaskan alasan kegagalan pemerintah menambah kuota haji tahun ini. Bahkan, politisi PKB ini mengungkapkan, laporan tidak bertambahnya kuota ini baru diketahui empat hari lalu, Selasa (26/4).

"Karena itu kita kembali ke kuota tahun lalu. Kalau kuota normal kita kan sekitar 210.000 karena masjid haram itu belum selesai maka dikurangi 20 persen ya kira 168.800," tutup Saleh.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan pihaknya akan segera memastikan kuota haji tambahan 10.000 ke otoritas Arab Saudi pada 9 Maret 2016.

"Jadi 9 Maret nanti saya akan ke Saudi bertemu Menteri Haji Arab Saudi guna menandatangani nota kesepahaman soal jumlah kuota haji tahun ini," kata Lukman saat jumpa pers di Jakarta, Senin (29/2).

Lukman mengatakan pihaknya akan melakukan lobi intensif soal tambahan kuota 10 ribu anggota jemaah Indonesia sehingga jumlah haji dari Indonesia bertambah pada pelaksanaan haji 2016.

"Saya akan perjuangkan 10.000 itu karena telah dijanjikan oleh Raja Salman," kata politisi Partai Persatuan Pembangunan ini.

Sementara itu, Lukman belum dapat memastikan soal kembali normalnya kuota haji Indonesia. Kembalinya kuota normal, kata dia, hanya akan terjadi jika renovasi Masjidil Haram selesai. Kenyataannya, proses pemugaran itu belum ada tanda-tanda rampung dalam waktu dekat.

"Kami perkirakan potongan 20 persen masih akan diberlakukan. Karena itu tidak akan berbeda dengan tahun lalu yaitu 168.800 porsi jemaah haji yang terdiri dari 155.200 kuota haji reguler dan 13.600 untuk haji khusus," katanya.(Merdeka.com)

Komentar

Loading...