Selain wajan, di Kutoarjo juga ditemukan tungku raksasa kuno

Penemuan wajan raksasa di Kutoarjo. ©2016 merdeka.com/parwito

Penemuan wajan raksasa di Kutoarjo. ©2016 merdeka.com/parwito
Penemuan wajan raksasa di Kutoarjo. ©2016 merdeka.com/parwito

Jakarta, (Acehportal) - Selain menemukan wajan raksasa berdiameter 270 sentimeter dengan ketinggian 90 sentimeter beberapa buruh bangunan ketika menggali tanah untuk fondasi gudang di kawasan ruko Jalan MT Haryono, Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah juga menemukan bangunan diduga bekas tungku minyak tanah kuno di bawah wajan itu.

"Tungkunya dari batu bata kuno yang ukuran batu batanya lebih besar dari batu bata zaman sekarang," ungkap Mijan yang merupakan mandor buruh bangunan yang memborong pembangunan gudang ruko, Sabtu (30/4).

Mijan mengira jika wajan raksasa beserta bangunan tungku minyak tersebut merupakan peninggalan kuno pabrik yang sudah ratusan tahun.

"Perkiraan saya ya wajan dan tungku minyak itu adalah peninggalan pabrik yang beroperasi ratusan tahun lalu," ucapnya.

Mijan menjelaskan, saat penemuan dirinya bersama buruh bangunan anak buahnya berusaha menyingkirkan wajan karena menghalangi galian fondasi.

Namun upaya sejumlah buruh bangunan itu hanya sia-sia. Pasalnya, berat wajan yang diperkirakan lebih dari satu ton itu tidak mampu untuk digeser para buruh bangunan itu.

"Kami coba menggeser. Sebanyak tujuh orang buruh saya ikut menggeser tapi wajan sama sekali tak bergerak dari tempatnya," cerianya.

Mijan mengaku pernah mendapat informasi dan pengakuan dari salah satu pemilik toko di Kutoarjo, tentang keberadaan wajan raksasa beserta bangunan tungkunya tersebut.

"Sebelum mengerjakan ruko bangunan ini juragan Toko ABC sebelah bilang, katanya ketika kecil pernah dikasih tahu pemilik bangunan jika ada wajan terpendam dalam tanah," paparnya.

Meski demikian, Mijan dan beberapa warga sekitar selama tinggal di tempat itu tidak pernah mendengar informasi penggunaan wajan raksasa itu pada zaman dulu.

Sampai saat ini, informasi yang berkembang usai penemuan wajan raksasa simpang siur. Beberapa warga saling berspekulasi. Ada yang menyatakan tempat itu adalah bekas pabrik pembuatan batik atau pabrik pembuatan kerupuk.(Merdeka.com)

Komentar

Loading...