Harga Bawang Melonjak, Petani: Jangan Buka Keran Impor

Bawang Merah. Foto: Aceh Portal

Foto: Aceh Portal
Foto: Aceh Portal

Jakarta, (Acehportal) -Kenaikan harga bawang merah di pasaran saat ini juga dinikmati oleh petani. Biasanya, harga bawang merah di petani di bawah Rp 20.000/kg, saat ini mencapai Rp 24.000/kg.

"Sekarang petani menikmati kenaikan harga juga. Di petani sekarang Rp 23.000-24.000/kg untuk bawang merah yang ukuran sedang, yang besar Rp 28.000/kg," kata Ketua Asosiasi Petani Bawang Merah Jawa Timur, Akad, kepada detikFinance di Jakarta, Sabtu (30/4/2016).

Pihaknya meminta pemerintah tidak membuka impor bawang merah saat ini. Bila impor dibuka, harga akan turun sehingga petani tak bersemangat untuk menanam bawang merah.

"Pemerintah harus komit tidak impor supaya petani semangat. Sekarang petani menikmati kenaikan harga. Kalau ada impor jadi terlewatkan," ujarnya.

Bila pemerintah membuka impor sekarang, harga bawang merah bisa melonjak saat lebaran. Sebab, produksi dari dalam negeri akan anjlok pada bulan Juni-Juli nanti kalau petani tak bersemangat menanam akibat masuknya bawang merah impor.

Maka pemerintah diminta tidak membuka impor sama sekali jika ingin harga bawang merah di bawah Rp 25.000/kg saat lebaran. "Bulan-bulan ini biasanya kita impor bawang merah. Kalau ada impor petani jadi khawatir, jadi nggak nanam. Kalau nggak impor, petani bergeliat, harus dijaga komitmen pemerintah supaya petani bisa menyesuaikan produksi," paparnya.

Dia menyebutkan, pada pertengahan Mei ini sejumlah daerah sentra bawang merah sudah panen sehingga harga di pasaran bakal menurun, pemerintah tak perlu buru-buru mengizinkan impor bawang merah.

"Pertengahan Mei di Ponorogo, Bojonegoro akan panen sehingga harga turun. Harapan kami jangan ada impor lagi seperti tahun-tahun sebelumnya," tutupnya.

Sebelumnya, usai menghadiri rapat koordinasi stabilisasi harga pangan Menteri BUMN, Rini Soemarno, mengungkapkan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa harga bawang merah yang saat ini berada di kisaran Rp 40.000/kg harus diturunkan hingga di bawah Rp 25.000/kg.

"Pak presiden menegaskan bahwa di masyarakat harga harus di bawah Rp 25.000/kg, kan harganya naik terus padahal kita produsen bawang," kata Rini.

Tetapi, penurunan harga bawang merah jangan sampai merugikan petani. "Bagaimana sistemnya supaya harga di lapangan (pasar) bisa Rp 25.000/kg tapi harga di petani sekitar Rp 18.000/kg," tutupnya.(detik)

Komentar

Loading...