Kasdam IM : Kondisi dan Situasi Aceh Banyak Kemajuan

Kasdam IM

Kasdam IM

Banda Aceh (Acehportal): Kasdam Iskandar Muda Brigjen TNI Moch Fahrudin menyatakan kondisi dan situasi umum wilayah Provinsi Aceh saat ini sudah mengalami banyak kemajuan, baik dari sisi politik, ekonomi dan keamanan. Hal ini disampaikan Kasdam pada acara tatap muka dan silahturahmi dengan komponen masyarakat di Balai Teuku Umar Makodam IM, Jln. Ahmad Yani No.1 Banda Aceh.

Jendral bintang satu ini mengatakan, stabilitas wilayah yang kondusif merupakan modal utama untuk membangun daerah Aceh. “Kondisi ini perlu upaya dan partisipasi seluruh komponen masyarakat untuk mengangkat kembali kualitas kesejahteraan masyarakat Aceh,”katanya.

Pada sisi lain, kondisi masyarakat yang masih rentan dan mudah terpengaruh oleh berbagi isu dan propoganda, juga perlu mendapatkan perhatian dan kewaspadaan bersama. Apalagi dalam waktu dekat, akan dilaksanakan tahapan pemilukada tahun 2017 yang menjadi salah satu faktor penentu bagi masa depan pembangunan di wilayah Aceh. Untuk itu, dukung pesta demokrasi tersebut dengan mencegah pemikiran-pemikiran yang bertentangan dengan semangat perdamaian.

Kasdam menyebutkan TNI tetap akan mempertahankan netralitas TNI yang telah menjadi komitmennya dengan cara tidak terlibat atau melibatkan diri dalam kegiatan politik praktis, serta tidak menggunakan fasilitas TNI dalam kegiatan pemilu. “Karena TNI selalu mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta tetap tegaknya keutuhan NKRI,”ujarnya.

Menurut Kasdam, peran tokoh masyarakat dan tokoh agama sangatlah penting guna mengatasi dan mengantisipasi berbagai permasalahan yang timbul. Karena para tokoh agama dan tokoh masyarakat berperan penting sebagai motivator, dengan menyampaikan pesan-pesan yang menyejukkan atau ajakan-ajakan yang bersifat persuasif kepada segenap lapisan masyarakat agar dapat bersama-sama menciptakan kondisi aman, nyaman dan rasa keadilan dalam kehidupan bermasyarakat. Selain itu, mampu bertindak sebagai filter untuk mencegah meluasnya isu-isu menyesatkan yang berkembang dalam masyarakat.

“Tunjukkan kepada rakyat bahwa damai yang abadi ini, untuk kepentingan semua komponen bangsa dan hasil-hasilnya menyentuh semua lapisan masyarakat. Pemikiran-pemikiran sempit yang berorientasi etnonasionalisme maupun paham kelompok lainnya harus mulai dihilangkan dan diarahkan pada wawasan yang berorientasi nasional,"ujarnya. (ro)

Komentar

Loading...