Turki Akan Gunakan Sistem Roket Canggih AS untuk Melawan ISIS

militan ISIS di Suriah (Foto: REUTERS)

militan ISIS di Suriah (Foto: REUTERS)
militan ISIS di Suriah (Foto: REUTERS)

Riyadh, (Acehportal) - Amerika Serikat (AS) akan mengerahkan sistem peluncur roket ke Turki, terutama dekat perbatasan Suriah. Pengerahan itu merupakan bagian dari strategi untuk melawan militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Disampaikan Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu seperti dikutip surat kabar setempat Haberturk dan dilansir Reuters, Selasa (26/4/2016), pengerahan sistem peluncur roket AS ini sebagai strategi untuk mengisolasi area di sekitar kota Manbij, Suriah yang dikuasai ISIS.

Cavusoglu menyatakan, peluncur roket bernama High Mobility Artillery Rocket System (HIMARS) ini akan tiba di Turki pada Mei mendatang. Sistem peluncur roket canggih dari AS ini akan ditempatkan di wilayah tenggara Turki yang kerap dilanda serangan roket dari Suriah yang terus berkonflik sejak tahun 2011.

"Kami telah mencapai kesepakatan dengan Amerika untuk mengisolasi wilayah Manbij dan strategi kami soal hal itu sangat jelas," tutur Cavusoglu kepada Haberturk dalam wawancara di sela-sela kunjungan ke Riyadh, Arab Saudi.

"Sebagai bagian dari kesepakatan ini, sistem HIMARS akan tiba di perbatasan Turki pada Mei mendatang. Dengan demikian, kami akan mampu mengenai ISIS dengan cara yang lebih efisien," imbuhnya.

Dengan HIMARS, Cavusoglu menambahkan, Turki akan mampu menyerang posisi ISIS hingga jangkauan 90 kilometer. Jangkauan senjata artileri milik Turki selama ini hanya terbatas pada 40 kilometer saja.

Dalam beberapa minggu terakhir, kota perbatasan Kilis dilanda serangan roket dari Suriah yang memicu balasan langsung dari militer Turki. Sedikitnya 17 orang tewas dan 61 orang lainnya luka-luka sejak 18 Januari lalu, saat serangan roket dari wilayah Suriah yang dikuasai ISIS marak melanda Turki.(detik)

Komentar

Loading...