Warga Aceh Selatan Khawatir, TPU Terancam Ambruk

Ilustrasi TPU @wartakotalive.com

Ilustrasi TPU @wartakotalive.com
Ilustrasi TPU @wartakotalive.com

Tapaktuan, (Aceh Portal) - Warga Desa Padang mempertanyakan kelanjutan pekerjaan rekonstruksi talut dan tanggul pengaman tempat pemakaman umum (TPU) di Desa Jambo Apha, Kecamatan Tapaktuan, Aceh Selatan, yang hingga kini belum ada tanda-tanda bakal dikerjakan.

Pascaditerjang banjir bandang 27 Oktober 2015, lahan TPU tersebut telah amblas beberapa meter, jika tidak ditangani segera dikhawatirkan akan hancur.

"Kami mengkhawatir kembali terjadi longsor susulan. Jika hal itu terjadi, maka akan berdampak meluasnya tanah yang amblas sehingga makam yang ada di atasnya juga akan ikut dibawa banjir. Soalnya musim penghujan sudah semakin dekat," ujar Kepala Urusan Pemerintahan Desa Padang Hendrizal, Jumat (22/4).

Menurutnya, keluhan warga tersebut mencuat ketika rapat koordinasi aparat pemerintahan dengan tuha peut di Mesjid Al-Falah Desa Padang, Kecamatan Tapaktuan, Rabu (20/4).

Sebelumnya talut sepanjang 50 meter yang dibangun tahun 2008 rubuh ketika banjir bandang melanda Desa Jambo Apha. Kuatnya hantaman air terhadap talut penahan TPU yang persis di bagian tikungan sungai, telah mengikis bagian bawah talut, sehingga bangunan itu pun patah kemudian ambruk.

Kadis Sumber Daya Air Aceh Selatan M Yunus melalui Kabid Pengairan dan Sungai Azwardi Amin yang dikonfirmasi menyebutkan, pihaknya sudah meninjau lokasi dimaksud. Untuk menghindari TPU hancur diterjang banjir susulan, pihaknya akan segera membangun talut dan tanggul di sepanjang bantaran Krueng Serullah.

"Langkah penanganannya dipastikan direalisasikan tahun ini, sebab kebutuhan anggaran untuk pekerjaan itu telah dialokasikan dalam APBK 2016. Hanya untuk pelaksanaannya membutuhkan waktu, sebab harus melalui proses dan mekanisme," kata Azwardi.

Sumber: Medan Bisnis

Komentar

Loading...