Dunia Wisata Banda Aceh Kian Maju

Ilustrasi pantai

Ilustrasi pantai
Ilustrasi pantai

Banda Aceh, (Acehportal) - Dalam rangka menterjemahkan salah satu misi pemerintah Kota Banda Aceh 2012-2017 yakni melanjutkan pembangunan infrastruktur pariwisata yang Islami, pemerintah telah berusaha maksimal dalam berbagai program sejak 2013 sampai dengan 2015.

“Dunia wisata Banda Aceh kian terus membaik setiap tahunnya,”ujar Walikota Banda Aceh Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, SE, kepada wartawan, di Banda Aceh, Sabtu (23/4).

Di tahun 2015, kata Illiza, kunjungan Wisatawan domestik telah mencapai angka 253,913 kunjungan. Angka ini menurutnya melebihi dari target yang ditetapkan yakni 193.835 orang.

Sedangkan kunjungan Wisata Mancanegara juga menanjak pada tahun-tahun terakhir. Pada 2015, tercatat Wisman yang bertandang ke Banda Aceh 13.437 dari target pemerintah hanya 5.234 kunjungan.

“Didasari fakta ini, kita berkeyakinan dengan peningkatan beberapa infrastruktur wisata, ditambahkan dengan promosi kreatif serta partisipasi aktif seluruh pelaku usaha wisata dan masyarakat pada umumnya apalagi dengan termasuk memanfaatkan media sosial yang baik, maka kita akan mencapai angka lebih baik di dunia wisata Banda Aceh pada masa mendatang,”pungkasnya.

Pemko Banda Aceh akan terus bertekad, untuk terus menggelorakan semangat wisata di Banda Aceh dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai religius yang kita anut sebagai pedoman berkehidupan.

Selain itu, tambahnya, pada tahun 2013 dan 2014, kita juga sudah merehabilitasi 18 situs cagar budaya Banda Aceh.

Illiza menyebutkan, Kota Banda Aceh juga telah bergabung ke beberapa organisasi-organisasi dunia seperti CityNet (jaringan kota-kota di Asia tenggara), ICLEA (jaringan kota-kota yang berfokus pada menciptakan kota hijau yang beradaptasi pada perubahan iklim dunia), dan UCLG (jaringan kota-kota di Asia Pacifik).

“Manfaatnya adalah agar masyarakat dunia mengenal Kota Banda Aceh sebagai salah satu destinasi wisata Islami dunia, yang mempunyai budaya dan karakteristik lokal yang unik serta dengan adanya wisata tsunami yang hanya ada satu-satunya kota di dunia yaitu Kota Banda Aceh,”demikian kata Walikota Banda Aceh.(raja)

Komentar

Loading...