40 Persen Sawah di Aceh Tak Miliki Jaringan Irigasi

 persawahan @acehportal.com
sawah@acehportal.com

Banda Aceh, (Acehportal) - Dinas Pertanian Tanaman Pangan Aceh menyatakan, sebanyak 40 persen luas lahan pertanian di provinsi itu belum memiliki jaringan irigasi. Padahal Aceh sudah ditetapkan sebagai daerah lumbung pangan nasional.

“Dari 294 ribu hektar luas lahan sawah di Aceh, hanya 60 persen yang memiliki irigasi dan selebihnya belum memiliki jaringan irigasi,”jelas Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Aceh, Abu Bakar Karim, Minggu (24/4) di Banda Aceh.

Ia menyebutkan, hanya 60 persen dari luas lahan pertanian itu yang yang bisa ditanam 2 kali dalam setahun karena sudah memiliki jaringan irigasi, sedangkan 40 persen tidak memiliki jaringan dan hanya sekali menanam dalam setahun itupun mengandalkan tadah hujan.

Untuk itu, kata Abu Bakar, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Aceh melakukan berbagai upaya dalam meningkat hasil produksi padi, salah satunya dengan meningkatkan Indeks Pertanaman (IP).

Ia menjelaskan, indeks pertanaman adalah meningkatkan luas lahan sawah yang ditanam 2 kali dalam setahun. “Tahun lalu indeks pertanaman kita 1,6, artinya ada 60 persen lahan sawah di Aceh yang ditanami padi 2 kali dalam setahun dan 60 persen itu merupakan lahan sawah ber irigasi,”terangnya.

“Oleh karena itu, di tahun ini kita akan mencoba meningkatkan IP kita dalam setahun 1,7, artinya ada 70 persen lahan sawah ditanami 2 kali setahun,”sebut Abu Bakar.

Untuk meningkat IP tersebut, tambah Abu Bakar, di tahun 2016 ini pihaknya mengoptimalkan berbagai jaringan irigasi, tapi bukan irigasinya, karena kalau pembagunan irigasi itu kewenangan ada di Dinas Pengairan, kalau kewenangan dari kita hanya membagun, merehab dan mengoptimalkan jaringan irigasi tersier saja. “Hal itu dilakukan untuk meningkatkan produksi padi di tahun 2016,”sebutnya.

“Kita optimis target 2,5 juta ton di tahun 2016 ini akan tercapai di akhir tahun nantinya,”kata mantan Kadis Bappeda Aceh tersebut.(adi)

Komentar

Loading...