Tidak Lapor Keluar Daerah, Kadis Dicopot

sumber foto: Analisa

sumber foto: Analisa
sumber foto: Analisa

Subulussalam, (Acehportal) - Walikota Subulussalam, Merah Sakti mencopot salah seorang pejabat eselon II karena dinilai meremehkan pimpinan daerah setelah diketahui melakukan perjalanan dinas luar (DL) tanpa meminta izin.

“Ada pejabat dinas luar daerah tanpa izin, sementara saya sendiri berada di daerah. Orang itu hari ini saya berhentikan,” kata Walikota Merah Sakti usai melantik ratusan pejabat eselon II, III dan IV serta kepala sekolah di Gedung Serbaguna Pendopo Walikota, Jumat (22/4).

Dikatakannya, jabatan seorang kepala dinas, badan dan kantor merupakan kepercayaan pimpinan. Sehingga, tidak baik apabila kepercayaan itu dibalas dengan tindakan tidak terpuji.

“Dia tidak sadar menjadi kadis itu karena saya. Masih menjabat diperlakukan seperti ini, bagaimana jika saya tidak lagi menjadi walikota, mungkin jumpa di jalan pun dia tidak mau tegur sapa dengan saya,” ungkap Merah Sakti tanpa menyebutkan nama pejabat tersebut.

Dikatakannya, pejabat yang patuh lebih baik dipertahankan daripada pejabat pintar tapi “menikam dari belakang”. “Karena saya paling tidak suka ada pejabat ke Jakarta tapi tidak melapor kepada saya,” tegasnya.

Adapun sejumlah pejabat eselon II yang dibebastugaskan diantaranya Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB), Drs H Sanusi MAg, Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora), Darusmi SPd, Asisten I dan II Setdako H Sazali S Sos dan drh Jalaluddin.

Sementara Kepala Pemberdayaan Masyarakat (BPM) H Azwir dan Plt Dinas Perhubungan Telematika dan Pariwisata (Dishubtelpar) Aminullah diberhentikan sehubungan keduanya segera pensiun.

Dalam mutasi yang dihadiri Wakil Walikota Salmaza itu, Merah Sakti juga melantik ratusan pejabat eselon III dan IV serta kepala sekolah dalam lingkungan Pemko Subulussalam.

Mereka yang dipromosikan yakni Nurhayat SPd menjabat Kepala Badan Pelayanan Perizinan, Irsal Idris dipercayakan menjadi Kepala BPM menggantikan Awzir, Kasman yang sebelumnya Kepala BPBD pindah menjadi Staf Ahli Bidang Politik Setdako.

Selanjutnya, Ir Taufit Hidayat dipercayakan menjabat Asisten II Setdako, Muhsin sebelumnya Sekretaris DPRK pindah menjadi Kepala Dishubtelpar, Syafrianda diamanahkan menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan Pertamanan dan Pemadam Kebakaran (BLHKPPK).

Berikutnya, Adri SKM menjabat Asisten I Setdako dari jabatan sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan, Lidin SH dipercayakan menjadi Sekwan DPRK dan Masyhuri sebelumnya Kepala BLHKPPK pindah menjadi Kepala Dinas Kesehatan.

Sementara jabatan Kepala BP3AKB yang ditinggalkan Sanusi dipercayakan Hj Asmidar dan Mustoliq SPd menjadi Pj Kepala Badan Kepegawaian Daerah. (Analisa)

Komentar

Loading...